Search
Close this search box.

Bupati Takalar Lantik 37  Kepala Desa salah satunya pa’rappunganta Arip Sirajuddin dg nanga.

Bupati Takalar Lantik 37  Kepala Desa salah satunya pa’rappunganta Arip Sirajuddin dg nanga.News TVVideo

Takalar—Newstv.id Bupati Takalar Syamsari kitta Lantik  Kepala Desa di aula imannindori sekaligus memandu pengambilan sumpah dan melantik Kepala Desa Pa’rappunganta untuk masa bakti 2022/2028 Desa pa’rappunganta Kecamatan polut di Gedung imanindori  Sabtu (17/12/2022). Hadir juga pada kegiatan tersebut  Ketua DPRD Kabupaten takalar  Asisten, Para Kepala OPD, Camat dan Forkopimda Kecamatan polut

Bupati takalar H. Syamsari kitta dalam sambutannya berharap Kepala Desa pa’rappunganta yang baru saja dilantik dapat menjadi sosok seorang pemimpin yang menjadi teladan dan panutan bagi masyarakatnya.

“Diantara kewajiban saudara sebagai kepala desa, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat, melaksanakan kehidupan demokrasi, dan menjalin hubungan kerja dengan seluruh mitra kerja pemerintahan desa, serta mentaati dan menegakkan seluruh peraturan perundang-undangan. Jadi lah sosok Kepala Desa yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat”, ungkapnya.

Selanjutnya, Bupati meminta kepada Kepala Desa yang memiliki tugas pokok adalah pelayanan publik, ketika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar dapat bersikap adil kepada setiap orang tanpa memandang siapa dan apa kedudukan tersebut, atau jangan memandang apakah pendukung saudara atau bukan.

“Sebagai lembaga pemerintahan yang berada di garis terdepan, maka penilaian terhadap aparat pemerintah desa dapat mempengaruhi terhadap penilaian kepada pemerintah secara umum. Untuk itu, saya ingin mengajak kepada seluruh jajaran pemerintah desa, mari kita tunjukkan bahwa sebagai pelayanan masyarakat maka kepentingan masyarakat menjad prioritas kita dalam bekerja”, ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati mengingatkan kepada Kepala Desa yang baru saja dilantik untuk melaksanakan pengelolaan keuangan desa secara transparan, akuntabel, partisipatif, serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran.

“Anggaran Desa ini cukup besar nilainya, sehingga perlu disikapi dengan penuh kehati-hatian dan penuh tanggung jawab. Laksanakan secara akuntabel dan transparan. Jangan sampai akhirnya berurusan dengan hukum. Hal-hal mengenai Anggaran Dana Desa yang belum dimengerti agar selalu bertanya dengan inspektorat dan selalu berkoordinasi dengan Camat”, tutupnya.

(Muz)