Search
Close this search box.

Jalan Trans “Mencemaskan, Kapolres Tolitoli Cek Langsung Ingatkan Kontraktor Bantu Perbaikan

CEK LALIN: Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan Raja Dewa SIK turun langsung ke Dusun Bambuang. (ASR)
CEK LALIN: Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan Raja Dewa SIK turun langsung ke Dusun Bambuang. (ASR)

Newstv.id- TOLITOLI – SulTeng – Keluh kesah pengguna jalan atau pengendara terkait jalan Trans Sulawesi tepatnya di Dusun Bambuang, Desa Ogomatan, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli, langsung ditanggapi cepat Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan Raja Dewa SIK.

Perwira Dua Melati itu, langsung melakukan pengecekan jalan yang kerap dilanda banjir, Rabu (29/3/2023) pagi.

Kapolres didampingi Kasat Lantas Iptu Budi Prasetyo, Kabagops dan Kapolsek Lampasio juga membantu para pengguna jalan, menuntun dan mengawal pengendara agar tidak sampai terperosok ke lubang atau parit, karena ketinggian air menghalangi jarak pandang pengendara.

“Kami langsung cek, kasihan banyak curhat pengguna jalan yang tidak bisa melanjutkan perjalanan karena banjir, jadi harus dikawal, dituntun agar tidak masuk lubang atau parit, nah kami ingin terus memastikan pengendara aman, makanya kami turun langsung, solusinya seperti apa,” ungkap Kapolres di sela pengecekan.

Kapolres Tolitoli Memasang Patok Sebagai penanda Jalan agar memudahkan pengguna jalan

Lanjut Kapolres, di jalan Bambuang selain rawan laka saat banjir, penempatan rambu jalan atau peringatan juga tidak terpasang. Karena itu, Polres Tolitoli akan menyampaikan perihal ini kepada dinas terkait.
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan kontraktor jalan agar ikut peduli untuk memperbaiki jalan rusak di Dusun Bambuang. Sebab, jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan antara Kabupaten Tolitoli dengan daerah lain di Sulawesi Tengah seperti Kota Palu, Parigi Moutong, dan daerah-daerah lain.

Informasi dari Polsek Lampasio menyebutkan, beberapa titik jalan Bambuang, ketinggian air bisa mencapai 20 hingga 30 centimeter. Akibatnya arus lalulintas terhambat, pengendara roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas, dan roda dua harus mematikan mesin motor dan didorong. (ASR)