Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si. melaksanakan kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama warga di Jalan Mangadel, Kelurahan La’latang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (6/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 150 warga sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Kapolrestabes Makassar didampingi sejumlah pejabat Polrestabes Makassar, di antaranya Kompol Joko Pamungkas, S.Pd., M.Pd. (Wakasat Samapta), AKP Muhaemin (Kanit Regident Sat Lantas), AKP Arsyad (Kanit 4 Sat Intelkam), AKP Sunardi (Kanit 1 Sat Narkoba), AKP Sugiarto (Kanit Propam), serta Iptu Aryanto (Kanit PPA Polrestabes Makassar).
Turut hadir Danramil 02 Tallo Mayor Arh Rohmad Agus Hidayat, S.Sos., Kapolsek Tallo AKP Asfada, S.E., M.H., Camat Tallo Ramli Lallo, S.Pd., M.Pd., Lurah La’latang Rezha Suryawan Z.I., S.E., Wakapolsek Tallo AKP H. Abd. Rahman, unsur Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kecamatan Tallo, para RT dan RW, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Dalam sambutannya sebelum dialog, Kombes Pol. Arya Perdana menjelaskan bahwa Ngopi Kamtibmas merupakan wadah komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat untuk menyerap aspirasi secara langsung.
“Ngopi Kamtibmas ini adalah komunikasi dua arah. Saya ingin mengetahui langsung permasalahan yang terjadi di masyarakat, termasuk jika ada warga yang memiliki kendala dengan kepolisian, agar kami dapat mengambil kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Arya Perdana.
Ia juga menekankan peran strategis RT dan RW sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, RT dan RW yang dipilih langsung oleh warga lebih memahami kondisi sosial masyarakat sehingga dapat menyelesaikan persoalan secara cepat dan tepat.
Ngopi Kamtibmas di Tallo, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi Warga dan Tekankan Peran RT/RW
Kapolrestabes Makassar mengakui bahwa jumlah personel Polri di Kota Makassar masih terbatas. Oleh karena itu, dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Keakraban dan kepedulian antarwarga bisa mencegah masuknya pihak luar yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes juga mengingatkan bahaya peredaran narkoba, yang kini banyak dilakukan melalui media sosial dengan sistem tempel, serta potensi tawuran yang sering bermula dari aktivitas kumpul-kumpul disertai konsumsi minuman keras atau ballo.
“Kejahatan bisa terjadi karena banyaknya orang baik yang diam. Kami berharap RT dan RW berani mengingatkan warganya. Jika ada potensi gangguan atau ancaman, segera laporkan kepada Kapolsek atau petugas kepolisian,” tegasnya.
Pada sesi tanya jawab, salah seorang warga, Andika, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Ngopi Kamtibmas. Ia juga menyatakan bahwa FKPM Kecamatan Tallo siap bersinergi dengan Polsek Tallo dalam menjaga kamtibmas, serta berharap adanya penambahan personel dan peningkatan patroli mobile di wilayah Kandea dan sekitarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Makassar mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat. Ia kembali menegaskan bahwa meskipun jumlah personel terbatas, peran aktif warga menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kegiatan Ngopi Kamtibmas kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata berupa plakat jam dinding, pembacaan doa, serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat.


