DOCART Hadirkan Kajian “Kecantikan Sejati: Luka Tidak Menghapus Cantikmu”, Ajak Perempuan Berdamai dengan Diri
Makassar – Kecantikan tidak semata-mata diukur dari penampilan fisik, tetapi merupakan perjalanan panjang dalam memahami, menerima, dan mencintai diri secara utuh. Berangkat dari pemikiran tersebut, DOCART Clinic, klinik kecantikan dengan pendekatan personal dan holistik, menghadirkan sebuah kajian bertajuk “Kecantikan Sejati: Luka Tidak Menghapus Cantikmu.”
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi yang hangat dan suportif bagi perempuan untuk berhenti sejenak dari rutinitas, berdamai dengan luka batin, serta kembali merayakan nilai dan kecantikan diri apa adanya. DOCART memandang kecantikan sebagai ekspresi diri yang unik, layaknya karya seni yang berbeda pada setiap individu.
Dalam kajian ini, DOCART menghadirkan sejumlah perempuan inspiratif, di antaranya Ummu Sajad, Risty Tagor, Anita Nur Afiani, dan Enno Lerian. Keempat narasumber berbagi kisah hidup, sudut pandang, serta pengalaman personal mengenai penerimaan diri, ketangguhan perempuan, dan makna kecantikan yang melampaui standar fisik semata.
Acara semakin sarat makna dengan special performance dari Risty Ang, yang menghadirkan nuansa emosional dan reflektif, sekaligus memperkuat pesan bahwa proses penyembuhan dan penerimaan diri adalah bagian penting dari perjalanan hidup seorang perempuan.
Mengusung semangat women support women, DOCART ingin menegaskan bahwa setiap perempuan tetap bernilai dan bermakna, apa pun proses kehidupan dan luka yang pernah dialami. Sebagai klinik kecantikan, DOCART percaya bahwa perawatan terbaik berawal dari dalam diri. Ketika perempuan merasa utuh, percaya diri, dan nyaman dengan dirinya sendiri, kecantikan akan terpancar secara alami.
Kajian ini juga menjadi bagian dari komitmen DOCART dalam menghadirkan pengalaman kecantikan yang lebih bermakna, tidak hanya berfokus pada perawatan kulit, tetapi juga pada kesehatan emosional dan jiwa.
“Melalui acara ini, kami berharap DOCART dapat menjadi wadah kepedulian terhadap isu-isu di sekitar perempuan. Ini adalah bentuk nyata DOCART peduli, dan ke depan akan ada banyak lagi rangkaian kegiatan melalui program DOCART Socialtime,” ujar dr. Iyal, selaku owner DOCART Clinic.
Melalui berbagai program dan aktivitas yang akan digelar ke depan, DOCART berharap para pasien dan pelanggan tidak hanya datang untuk melakukan perawatan, tetapi juga dapat membangun kedekatan emosional dan merasakan DOCART sebagai ruang aman untuk bertumbuh, berbagi, dan merayakan diri.


