Search
Close this search box.

Personel Satlantas Polres Takalar Berikan Teguran Humanis kepada Pelajar yang Tidak Menggunakan Helm

Takalar -Newstv.id  Sat Lantas Polres Takalar Polda Sulsel lakukan Edukasi Dan Teguran Yang Humanis Terhadap Pelajar Pelanggar Lalu Lintas di wilayah hukum Polres Takalar, Jumat (19/04/2024) pagi.

Personel Polwan Sat Lantas Polres Takalar, Brigadir Septya dalam melaksanakan tugas Commander Wish pagi, melakukan penyetopan kepada salah satu pelajar pengendara sepeda motor yang berboncengan tidak menggunakan helm.

Personel Lalu Lintas kemudian memberi teguran dan himbauan kepada pengendara sepeda motor tersebut untuk menggunakan helm dan mematuhi aturan berlalulintas dan menghimbau agar kesadaran masyarakat saat berlalu lintas terus mematuhi peraturan dalam berkendaraan di jalan raya.

Teguran simpatik ini dilakukan untuk menghilangkan munculnya fenomena dimana masyarakat lebih berani melanggar aturan lalu lintas bila tidak ada petugas POLRI dilapangan.

Petugas diarahkan untuk memberikan edukasi serta teguran kepada para pelanggar lalu lintas secara humanis dan santun.

Jika pelanggarannya bersifat ringan, maka petugas Polisi Lalu Lintas diminta untuk melakukan teguran dan himbauan tanpa mengeluarkan surat tilang. Namun terkhusus untuk pelanggaran balap liar, knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dan plat TNKB yang tidak sesuai, maka akan dilakukan tindakan berupa tilang manual.

Memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas, menjadi salah satu cara personil Sat Lantas Polres Takalar dalam memberikan pemahaman tentang aturan berlalu lintas.

Kapolres Takalar AKBP Gotam Hidayat melalui Kasat Lantas Polres Takalar IPTU H. Sukri Liwang mengatakan, “Kami melakukan teguran ini bukan sebagai hukuman, namun untuk memberikan pemahaman kepada pelajar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Helm bukan hanya perlengkapan wajib, tapi juga alat yang dapat menyelamatkan nyawa.” tutur Kasat Lantas.

“Teguran humanis yang dilakukan oleh personel kami merupakan bentuk pendekatan yang bertujuan untuk menciptakan kesadaran dan membangun sikap disiplin berlalu lintas di kalangan pelajar. Upaya seperti ini diharapkan dapat mengurangi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan di jalan raya”, pungkas IPTU H. Sukri Liwang.