News TV, RUSIA – Wakil Kepala Intelijen Militer Rusia Vladimir Alekseyev ditemukan tewas di sebuah gedung apartemen di wilayah barat laut Moskow pada Jumat (6/2/2025). Dilansir dari Washington Post, Alekseyev ditembaki orang tidak dikenal sehari setelah perundingan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat di Abu Dhabi. Perundingan tersebut sebagai upaya mengakhiri konflik Ukraina yang hampir empat tahun berlangsung.
Serangan tersebut terjadi di tengah rangkaian pembunuhan terhadap perwira militer senior yang oleh Rusia dituding melibatkan Ukraina. Menurut juru bicara Komite Investigasi Rusia Svetlana Petrenko menyatakan pihaknya masih menyelidiki dalang penembakan terhadap Alekseyev. Alekseyev sendiri telah menjabat sebagai wakil kepala pertama intelijen militer Rusia sejak 2011.
Sementara itu, terkait perundingan di Abu Dhabi, delegasi Rusia dipimpin oleh Kepala Intelijen Militer Rusia Laksamana Igor Kostyukov. Sejak Rusia mengirim pasukan ke Ukraina hampir empat tahun lalu, otoritas Moskow menuding Kyiv berada di balik sejumlah pembunuhan terhadap perwira militer dan tokoh publik di Rusia.
Ukraina mengakui bertanggung jawab atas sebagian kasus itu, tetapi hingga kini belum memberikan komentar mengenai penembakan Alekseyev. Pada Desember lalu, sebuah bom mobil menewaskan Letnan Jenderal Fanil Sarvarov, Kepala Direktorat Pelatihan Operasional Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia.
Sementara itu, pada April, Letnan Jenderal Yaroslav Moskalik, perwira senior Rusia, tewas akibat ledakan bom di mobilnya di luar Moskow. Seorang terduga pelaku dalam insiden itu langsung ditangkap oleh pihak berwenang. Beberapa hari setelah kematian Moskalik, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan telah menerima laporan dari kepala intelijen luar negeri Ukraina terkait likuidasi tokoh-tokoh militer Rusia. (cnn/mmr)
