Festival Adat dan Budaya bertaraf Internasional akan dilaksanakan Nopember 2023 di Sulawesi Selatan

Festival Adat dan Budaya bertaraf Internasional akan dilaksanakan Nopember 2023 di Sulawesi Selatan | NEWS TV
Festival Adat dan Budaya bertaraf Internasional akan dilaksanakan Nopember 2023 di Sulawesi Selatan | NEWS TV

News tv SUL-SEL -Rumah Makan Wong Solo di Makassar siang  tadi (2/7) menjadi saksi Sejarah bakal diadakannya perhelatan akbar Adat Budaya bertaraf Internasional  dengan tajuk kegiatan “Festival Raja dan Sultan se Dunia”, yg akan digagas sebagai kerja Kolaborasi antara Yayasan Keturunan Tomanurung dan Lembaga Adat Kerajaan Gowa. DI RM Wong Solo tadilah diadakan rapat perdana yang dipimpin oleh PYM Annar Salahuddin Sampetoding Puang Sangalla selalu Ketua Yayasan Keturunan Tomanurung dan PYM Andi Kumala Idjo Sombayya ri Gowa.

Festival Adat dan Budaya bertaraf Internasional akan dilaksanakan Nopember 2023 di Sulawesi Selatan | NEWS TV

Dalam Rapat tadi hadir perangkat adat Kerajaan Gowa, beberapa Lembaga Adat Kakaraengan, Dewan Adat Bate Salapanga dan Srikandi Balira sepakat melaksanakan kegiatah berkelas dunia tersebut yg direncanakan pada Bulan Nopember 2023.

Disamping menyepakati Tajuk Kegiatan, Waktu dan Agenda yang akan dilaksanakan, rapat juga menyepakati Puang Sangalla selaku Penanggung Jawab, Sombayya ri Gowa selaku Ketua Umum didamping H Andi Fahry Makkasau Krg Unjung (Karaeng Simbang) sebagai Sekretaris Umum yang bersama beberapa Tim Kecil ditugaskan segera menyusun Term of References (TOR) kegiatan sekaligus membentuk Panitia Pelaksana Kegiatan.

Agenda2 penting yg akan menjadi inti kegiatan antara lain, Karnaval Budaya, Pentas Budaya, Pameran Budaya, serta Wisata Budaya yang pelaksanaannya dipusatkan di beberapa tempat.

Raja2 dan Kesultanan yang akan diundang adalah Raja2 dan Kesultanan yang telah eksis di Indonesia, Raja2 dan Kesultanan dari kawasan Asia Tenggara serta perwakilan Kerajaan2 yang ada di Afrika dan Eropah.

Panitia penyelenggara berupaya kegiatan ini akan dibuka dan dihadiri oleh Presiden Jokowi, ujar Annar Sampetoding yg juga adalah Ketua Dewan Ekonomi Indonesia Timur.

Selain itu sambung Andi Kumala Idjo Sombayya di Gowa bahwa even ini juga menjadi sarana untuk memperkuat ketahanan Budaya Nusantara serta ajang Silaturahmi bagi para Raja dan Sultan se Dunia.

Sekretaris Umum panitia Andi Fahry berharap ada masukan2 dari berbagai Lembaga Adat dan Budaya agar ide-ide yg inovatif dan spesifik bisa dikompilasi menjadi satu desain kegiatan yg berkualitas dunia.

*Festival Adat dan Budaya bertaraf Internasional akan dilaksanakan Nopember 2023 di Sulawesi Selatan*

Rumah Makan Wong Solo di Makassar siang tadi (2/7) menjadi saksi Sejarah bakal diadakannya perhelatan akbar Adat Budaya bertaraf Internasional dengan tajuk kegiatan “Festival Raja dan Sultan se Dunia”, yg akan digagas sebagai kerja Kolaborasi antara Yayasan Keturunan Tomanurung dan Lembaga Adat Kerajaan Gowa. DI RM Wong Solo tadilah diadakan rapat perdana yang dipimpin oleh PYM Annar Salahuddin Sampetoding Puang Sangalla selalu Ketua Yayasan Keturunan Tomanurung dan PYM Andi Kumala Idjo Sombayya ri Gowa.
Dalam Rapat tadi hadir perangkat adat Kerajaan Gowa, beberapa Lembaga Adat Kakaraengan, Dewan Adat Bate Salapanga dan Srikandi Balira sepakat melaksanakan kegiatah berkelas dunia tersebut yg direncanakan pada Bulan Nopember 2023.
Disamping menyepakati Tajuk Kegiatan, Waktu dan Agenda yang akan dilaksanakan, rapat juga menyepakati Puang Sangalla selaku Penanggung Jawab, Sombayya ri Gowa selaku Ketua Umum didamping H Andi Fahry Makkasau Krg Unjung (Karaeng Simbang) sebagai Sekretaris Umum yang bersama beberapa Tim Kecil ditugaskan segera menyusun Term of References (TOR) kegiatan sekaligus membentuk Panitia Pelaksana Kegiatan.
Agenda2 penting yg akan menjadi inti kegiatan antara lain, Karnaval Budaya, Pentas Budaya, Pameran Budaya, serta Wisata Budaya yang pelaksanaannya dipusatkan di beberapa tempat.
Raja2 dan Kesultanan yang akan diundang adalah Raja2 dan Kesultanan yang telah eksis di Indonesia, Raja2 dan Kesultanan dari kawasan Asia Tenggara serta perwakilan Kerajaan2 yang ada di Afrika dan Eropah.
Panitia penyelenggara berupaya kegiatan ini akan dibuka dan dihadiri oleh Presiden Jokowi, ujar Annar Sampetoding yg juga adalah Ketua Dewan Ekonomi Indonesia Timur.
Selain itu sambung Andi Kumala Idjo Sombayya di Gowa bahwa even ini juga menjadi sarana untuk memperkuat ketahanan Budaya Nusantara serta ajang Silaturahmi bagi para Raja dan Sultan se Dunia.
Sekretaris Umum panitia Andi Fahry berharap ada masukan2 dari berbagai Lembaga Adat dan Budaya agar ide-ide yg inovatif dan spesifik bisa dikompilasi menjadi satu desain kegiatan yg berkualitas dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *