Tapanuli Selatan, NEWSTV.ID – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, H. Roby Agusman Harahap, S.H., melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang II 2025–2026 di Desa Sidadi I, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda konstitusional anggota legislatif dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan.
Reses yang dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, pemuda, kaum ibu hingga sejumlah elemen masyarakat itu berlangsung dalam suasana dialogis. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak, mulai dari infrastruktur jalan, penguatan tanggul sungai, fasilitas rumah ibadah hingga sarana kebutuhan air bersih masyarakat.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII Sumatera Utara yang meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara dan Kota Padangsidimpuan, Roby Agusman Harahap menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal legislatif, melainkan ruang penting untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Kehadiran kami di Desa Sidadi I ini untuk mendengar langsung berbagai persoalan masyarakat, mulai dari kebutuhan pembangunan hingga pelayanan publik. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dan pembahasan di DPRD Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya di hadapan masyarakat.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, warga Desa Sidadi I mengungkapkan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Salah satunya disampaikan Amirusin Daulay yang meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan utama desa yang dinilai membutuhkan perbaikan agar aktivitas masyarakat, khususnya akses transportasi dan distribusi hasil pertanian, dapat berjalan lebih lancar.
Selain perbaikan jalan, masyarakat juga mengusulkan pembangunan dek tanggul penahan sungai di sepanjang aliran Batang Angkola dengan panjang kurang lebih satu kilometer. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi abrasi serta potensi luapan air sungai yang dapat mengancam permukiman dan lahan warga saat musim penghujan.
“Kami berharap pembangunan tanggul dapat menjadi perhatian pemerintah karena kondisi sungai saat ini cukup mengkhawatirkan ketika debit air meningkat,” ungkap Amirusin Daulay.
Aspirasi lainnya datang dari Amirzukri Dalimunthe yang menyampaikan kebutuhan fasilitas penunjang di Masjid Al Ikhlas Desa Sidadi I. Ia berharap adanya bantuan pendingin ruangan (AC) dan kamera pengawas (CCTV) guna meningkatkan kenyamanan serta keamanan jamaah dalam menjalankan aktivitas ibadah.
Sementara itu, Nur Hanifah menyampaikan permohonan pembangunan pipanisasi untuk pemandian wanita di desa tersebut. Menurutnya, fasilitas air yang memadai sangat dibutuhkan masyarakat demi menunjang kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Roby Agusman Harahap menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh usulan masyarakat sesuai mekanisme dan kewenangan pemerintah provinsi. Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan dalam reses akan dihimpun dan diperjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah daerah maupun di Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Utara.
Menurutnya, pembangunan daerah harus dilakukan secara merata dengan memperhatikan kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa. Karena itu, kegiatan reses menjadi instrumen penting dalam memastikan program pembangunan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan suara masyarakat dari desa dapat sampai ke tingkat provinsi. Apa yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat akan kami perjuangkan sesuai kapasitas dan kewenangan yang ada,” tegas politisi Partai NasDem tersebut.
Kegiatan reses ditutup dengan dialog interaktif dan penyerapan aspirasi tambahan dari masyarakat yang berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur dasar, penguatan fasilitas umum serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan di wilayah Tapanuli Selatan. (AHN)














