Mandailing Natal, Liputan 9.co
Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H. Erwin Efendi Lubis, S.H., menyampaikan pernyataan resmi terkait insiden penganiayaan berat dan pembacokan yang menimpa Anggota DPRD Madina, H. Binsar Nasution, saat menjalankan tugasnya di Kecamatan Siabu.
Melalui keterangan tertulis dan rekaman video resmi yang disampaikan pada Sabtu (03/10), H. Erwin Efendi Lubis menegaskan beberapa poin krusial mendasar terkait penegakan hukum, evaluasi keselamatan kerja legislator, serta imbauan moral kepada seluruh lapisan masyarakat Madina.
1. Penegakan Hukum Secara Tegas dan Tuntas
DPRD Kabupaten Madina mengecam keras segala bentuk tindakan main hakim sendiri dan aksi kekerasan terhadap siapa pun. DPRD menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian agar diusut secara tuntas, adil, dan transparan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Evaluasi Protokol Pengamanan Tugas Keanggotaan Dewan
Peristiwa naas yang menimpa H. Binsar Nasution menjadi catatan kritis dan evaluasi mendasar bagi kelembagaan DPRD Madina. Ke depan, DPRD akan mengkaji secara mendalam perlunya pendampingan dan pengamanan khusus bagi anggota dewan dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan maupun fungsi representasi rakyat di lapangan, guna menjamin keselamatan kerja para wakil rakyat.
3. Imbauan Kesadaran Hukum dan Pengendalian Diri Masyarakat
Ketua DPRD menyayangkan terjadinya insiden yang tidak seharusnya terjadi ini. Beliau mengingatkan bahwa tindakan yang didasari emosi sesaat hanya akan melahirkan penyesalan mendalam dan kerugian besar bagi banyak pihak.
”Kerugian dari aksi emosional tidak hanya dialami oleh korban dan keluarganya, tetapi juga oleh keluarga pelaku yang harus menanggung dampak sosial dan hukumnya.
Penyesalan selalu datang terlambat. Oleh karena itu, seberat apa pun persoalan yang ada, wajib diselesaikan secara bijak melalui musyawarah dan jalan yang baik,” tegas H. Erwin Efendi Lubis, S.H.
4. Refleksi Bersama dan Pembenahan Diri
Peristiwa ini hendaknya menjadi tamparan keras sekaligus bahan refleksi bersama bagi seluruh pihak—baik masyarakat, anggota dewan, maupun jajaran pemerintah daerah—untuk senantiasa mawas diri. Setiap elemen diharapkan dapat menjalankan peran dan porsinya masing-masing secara profesional dan penuh tanggung jawab demi menjaga kondusivitas serta kemajuan Kabupaten Mandailing Natal.
DPRD Madina mendoakan agar H. Binsar Nasution segera diberikan kesembuhan dan pemulihan secara menyeluruh, serta mengimbau seluruh masyarakat Madina untuk tetap tenang dan menjaga ketertiban umum.
Red













