Newstv.id || Aceh Timur, – Melalui aspirasi anggota DPR RI,sebagian masyarakat Aceh Timur mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), namun penyaluran tersebut diduga tidak tepat sasaran. 22/ 06/2023
Hal itu disampaikan oleh salah seorang Warga Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur , Zulkifli yang kecewa terhadap kinerja kontributor rumah rehab. Karena yang mendapatkan bukanlah orang yang berhak menerima.
Bahkan sambungnya oknum pihak kontraktor mengutip uang sebanyak Rp 300 Ribu per rumah sekaligus dimintai KTP dan KK.
Zulkifli juga mengungkapkan, ada juga oknum perangkat desa yang mendapatkan sementara masih banyak rumah masyarakat miskin yang perlu direhab.
Adapun bantuan yang diterima oleh penerima manfaat ialah dalam bentuk barang senilai Rp18, 5 Juta ditambah dengan upah tukang Rp2, 5 Juta dengan total bantuan per unit sebesar 20 Juta.
Kemudian barang yang diterima oleh mereka yakni antara lain hanya pasir 1 mobil, semen 20 sak, bata 1500 ,besi 10 ml,10 batang dan besi 5 ml, 10 batang dan kayu 3×4 ,5 lbar seng 20 llembar papan 20 lembar.
Buktinya salah seorang warga yang tidak ingin disebut namanya mengaku sebagai bantuan rumah rehab ia mengaku tidak menerima bantuan tersebut sebagai mana mestinya sebesar 20juta, bahkan ia mengaku hanya menerima uang tersebut sebesar 2.5juta lalu ia hanya diberikan sejumlah material yang diduga nilainya kurang dari 12 juta lalu kemana sisanya.
“Padahal di desa masyarakat yang membutuhkan sangat banyak dibandingkan dengan aparatur desa, kami kecewa dengan kinerja oknum kontributor dan oknum perangkat desa ” Katanya kepada media ini,(Tim)













