NTT – Gempa dengan kekuatan M6,6 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (2/11/2023) dini hari, menyebabkan warga di beberapa wilayah merasa panik.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus memantau situasi pasca-gempa.
Meskipun belum ada laporan dampak signifikan, masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi gempa susulan.
“Warga panik saat peristiwa itu terjadi dini hari tadi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keteranganya.
Gempa tersebut berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi dengan kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami. Wilayah terdampak mencakup Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), dan Rote Ndao. Kejadian ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan pemantauan kondisi struktur bangunan untuk menghindari bahaya pasca-gempa.
BNPB juga mengingatkan warga untuk tidak terpancing oleh berita palsu atau hoaks yang dapat muncul dalam situasi krisis pasca-gempa. Kesadaran akan berita yang benar dan akurat menjadi kunci dalam menghadapi keadaan darurat seperti ini.
Artikel Gempa Guncang NTT, Warga Dalam Kepanikan pertama kali tampil pada Harian Daerah.













