BERITA  

Piala Laskar Merah Putih Cup Il Bergulir di Madina Satukan Atlet Tenis Meja dari Empat Kabupaten

Piala Laskar Merah Putih Cup Il Bergulir di Madina Satukan Atlet Tenis Meja dari Empat Kabupaten | Newstv Indonesia
Piala Laskar Merah Putih Cup Il Bergulir di Madina Satukan Atlet Tenis Meja dari Empat Kabupaten | Newstv Indonesia

 

Mandailing Natal – Newstv.id

Turnamen Tenis Meja Cup II Se-Tabagsel Plus Sibolga dan Tapanuli Tengah memperebutkan Piala Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Mandailing Natal resmi dibuka pada Sabtu (18/7/2026) di Lapangan PTMSI, Kelurahan Pasar Hilir, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

 

Kejuaraan yang mempertemukan para atlet dan pecinta tenis meja dari berbagai daerah di kawasan Pantai Barat dan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan prestasi olahraga. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang mencapai 40 atlet.

 

Adapun rincian peserta yang mengikuti turnamen tersebut terdiri atas 17 peserta dari Kabupaten Mandailing Natal, 14 peserta dari Kota Padangsidimpuan, 5 peserta dari Kota Sibolga, dan 4 peserta dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

 

Pembukaan turnamen dilakukan secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Mandailing Natal, Parlin Lubis, yang dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat hubungan antardaerah melalui olahraga.

 

Menurutnya, tenis meja merupakan cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi apabila terus mendapat perhatian dan pembinaan yang berkesinambungan.

 

“Turnamen seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media memperkuat persaudaraan, sportivitas, serta meningkatkan kualitas atlet daerah agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Parlin Lubis saat membuka kegiatan.

 

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga di Mandailing Natal maupun wilayah Tabagsel secara keseluruhan.

 

Sementara itu, Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Mandailing Natal, Andreas, menyampaikan bahwa Turnamen Tenis Meja Cup II merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung kemajuan olahraga sekaligus mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

 

Menurut Andreas, olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang, sehingga nilai-nilai persatuan, kebersamaan, disiplin, dan sportivitas dapat tumbuh melalui kompetisi yang sehat.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dari berbagai daerah, mulai dari Mandailing Natal, Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan hingga Sibolga. Kehadiran seluruh atlet menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap olahraga tenis meja semakin kuat di wilayah Tabagsel dan sekitarnya,” kata Andreas.

 

Ia menegaskan bahwa Laskar Merah Putih tidak hanya berkomitmen dalam kegiatan sosial dan kebangsaan, tetapi juga aktif mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif, termasuk di bidang olahraga.

 

“Kami berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar lagi. Tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi antardaerah, serta menumbuhkan semangat nasionalisme melalui olahraga,” ujarnya.

 

Andreas juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.

 

“Menang ataupun kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang paling penting adalah menjaga persaudaraan, menghormati lawan, mematuhi peraturan pertandingan, serta menunjukkan karakter atlet yang berintegritas,” tambahnya.

 

Turnamen berlangsung selama dua hari, yakni 18 hingga 19 Juli 2026, dengan mempertandingkan para atlet terbaik dari masing-masing daerah. Selain memperebutkan Piala Laskar Merah Putih Kabupaten Mandailing Natal, para peserta juga bersaing untuk membuktikan kemampuan dan mempererat hubungan antarkomunitas tenis meja di kawasan Sumatera Utara bagian selatan dan Pantai Barat.

 

Panitia menjadwalkan penutupan sekaligus penyerahan hadiah kepada para juara pada Minggu, 19 Juli 2026, setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai dilaksanakan.

 

Melalui penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Cup II ini, diharapkan lahir bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus menjadikan olahraga sebagai perekat persatuan dan pembangunan karakter generasi muda Indonesia.

Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *