Cepat Tanggap, Bupati Aceh Timur Tanggung Biaya Pengobatan Penjual Air Kelapa yang Terkendala Data DTKS ‎

Cepat Tanggap, Bupati Aceh Timur Tanggung Biaya Pengobatan Penjual Air Kelapa yang Terkendala Data DTKS  ‎ | Newstv Indonesia
Cepat Tanggap, Bupati Aceh Timur Tanggung Biaya Pengobatan Penjual Air Kelapa yang Terkendala Data DTKS ‎ | Newstv Indonesia

Newstv.id — Aceh Timur — Samsul Bahri, seorang penjual air kelapa asal Gampong Seunebok Pango, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Keluhan terkait kendala biaya pengobatan yang dihadapinya langsung direspons cepat oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky.

‎Bupati Al-Farlaky memutuskan untuk mengambil alih dan menanggung seluruh biaya BPJS Kesehatan Samsul selama satu tahun ke depan. Langkah cepat ini diambil setelah mendengar langsung penderitaan warganya yang sempat tertolak di rumah sakit.

‎“Saya tidak menyangka respons Bupati Al-Farlaky sangat cepat saat mendengar keluhan saya yang ditolak berobat karena tercatat sebagai pemilik desil 8 dalam DTSEN,” ujar Samsul dengan nada bersyukur, Jumat (15/5/2026).

‎Terganjal Administrasi dan Salah Data

‎Sebelumnya, Samsul harus berjuang keras mengurus administrasi untuk mendapatkan pengobatan lanjutan pasca-operasi batu ginjal yang dijalaninya. Namun, usahanya selalu menemui jalan buntu.

‎Ia sempat ditolak oleh pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Mutia Langsa. Alasan penolakan tersebut lantaran data administrasi Samsul tercatat sebagai warga kategori sejahtera (desil 8) dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

‎Padahal realitas di lapangan berbanding terbalik dengan data tersebut. Samsul merupakan warga kurang mampu yang menggantungkan hidupnya dari berjualan air kelapa segar. Ia bahkan tidak memiliki aset tanah maupun sepeda motor untuk mendukung mobilitasnya sehari-hari.

‎Solusi Instan dari Sang Bupati

‎Mendengar adanya ketimpangan data yang mengorbankan warga miskin, Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky bergerak cepat. Tanpa menunggu proses birokrasi yang berlarut-larut, ia langsung memberikan solusi nyata.

‎“Akhirnya kasus saya sampai di telinga Bupati dan langsung mendapatkan solusi dari Bupati Al-Farlaky,” kata Samsul.

‎Bantuan jaminan kesehatan ini menjadi angin segar bagi Samsul. Dengan kepastian penjaminan biaya tersebut, ia bisa segera menjalani operasi krusial, yaitu pelepasan selang di bagian perutnya. Samsul mengaku bantuan ini sangat berarti setelah berminggu-minggu harus menahan rasa sakit.

‎Apresiasi dan Harapan Masyarakat

‎Di akhir penyampaiannya, Samsul menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian pemimpin Aceh Timur tersebut. Ia juga berharap program-program kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga miskin seperti ini dapat terus dipertahankan.

‎“Alhamdulillah Bupati Al-Farlaky telah menanggung biaya pengobatan saya dan saya sangat berterima kasih. Semoga Bupati Al-Farlaky terus memimpin Aceh Timur dan selalu dapat membantu masyarakat miskin lainnya,” pungkas Samsul.

Editor: Maulidin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *