BERITA  

Geger, Dugaan kejahatan di Takalar lama, Keluarga korban sorot proses Hukum.

Geger, Dugaan kejahatan di Takalar lama, Keluarga korban sorot proses Hukum. | NEWS TV Indonesia
Geger, Dugaan kejahatan di Takalar lama, Keluarga korban sorot proses Hukum. | NEWS TV Indonesia

Takalar/ Newstv.id /11 April 2025 – Kasus dugaan perencanaan pencurian, percobaan pemerkosaan, dan pengancaman pembunuhan menjadi sorotan di lingkungan Takalar Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kab. Takalar yang terjadi pada tanggal 13 Februari 2025 pukul 01.00 WITA.

Menurut keterangan korban berinisial SR, pelaku masuk ke dalam kamar dengan membawah senjata tajam dan dalam keadaan telanjang serta menutupi wajahnya dengan kain. “Pelaku menarik celana saya dengan maksud melakukan pelecehan, sehingga saya dan anak saya terbangun. Karena panik, pelaku beranjak pergi dan berkata ‘Kalau kamu memberitahukan hal ini ke polisi atau orang lain, saya bunuh kamu semua’,” tutur SR menirukan perkataan pelaku.

SR lanjutkan mengatakan, “Saya tidak menyangka kalau pelakunya ternyata ada dua orang. Adapun ciri-ciri pelaku yang masuk ke dalam kamar saya dan mengancam, terlihat lebih pendek daripada MS, sehingga saya bisa pastikan bahwa pelaku yang masuk ke dalam kamar saya itu bukan MS, melainkan orang lain, seperti yang diakui oleh MS dihadapan penyidik yaitu TN. MS dan TN masuk melalui pintu utama dengan membobol menggunakan senjata tajam, menyebabkan kerusakan pada pintu.”

“Kami tidak mungkin membiarkan pintu tersebut begitu saja atau dalam keadaan rusak, sehingga kami berinisiatif untuk memperbaikinya, mengingat pintu itu adalah pintu utama. Anak mantu saya masih trauma dan ketakutan saat malam hari, Apalagi, kami mendengar dari banyak orang bahwa salah satu terduga pelaku tengah bebas berkeliaran dan beraktifitas seperti biasa, sehingga kami semakin ketakutan mengingat ancaman yang telah di lontarkan pada malam itu. Ada apa dengan proses penegakan hukum di Polres Kabupaten Takalar,” imbuhnya.

Korban dan beberapa keluarga korban mengatakan, “Salah satu terduga pelaku telah mendapat jaminan dari salah satu oknum aparat kepolisian,” ujar beberapa anggota keluarga korban di hadapan awak media.

Menyikapi hal tersebut pihak media telah berupaya mempertanyakan hal tersebut lewat telephone whats app ke penyidik namun enggang di jawab demikian juga lewat pesan whats app.

(Tim media)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *