Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bergerak cepat merespon keluhan masyarakat terkait rusaknya akses jalan di pedesaan. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur, Murdhani, turun langsung meninjau dan mengkoordinasikan perbaikan jalan di Desa Blang Tualang, Kecamatan Birem Bayeun, Senin, 26 Oktober 2026.
Kehadiran Murdhani di lokasi bukan sekadar tinjauan seremonial. Ia langsung berkoordinasi di lapangan dengan pihak kecamatan, perangkat desa, dan manajemen perusahaan perkebunan yang beroperasi di sekitar lokasi untuk mengerahkan alat berat.
“Jalan ini adalah urat nadi masyarakat. Kalau akses terputus, hasil kebun tidak bisa keluar, ternak tidak bisa terjual, dan aktivitas ekonomi warga lumpuh. Maka kita harus cepat, tidak bisa tunggu-tunggu,” ujar Murdhani di sela peninjauan, Senin (26/10).
Jalan penghubung di Blang Tualang diketahui mengalami kerusakan cukup parah akibat curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir dan dilalui kendaraan bertonase besar. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan melintas, terutama petani sawit dan peternak.
”Kami apresiasi perusahaan yang langsung merespon. Hari ini kita koordinasikan, alat berat langsung bekerja. Ini bentuk nyata sinergi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk kepentingan bersama,” tambahnya.
Warga Blang Tualang mengaku lega. Selama ini mereka harus memutar jauh atau mempertaruhkan kendaraan melintasi jalan yang berlubang dan berlumpur. Dengan adanya perbaikan ini, distribusi hasil perkebunan diharapkan kembali lancar.
Langkah Murdhani ini dinilai sebagai potret kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Di saat infrastruktur menjadi keluhan utama di daerah perkebunan, kehadiran pejabat yang mau turun langsung dan mencari solusi konkret menjadi harapan baru.













