Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Resmikan Jalan Gang Sarasi 9, Blok Mantap di Tanobato: Bukti Kolaborasi dan Gotong Royong Wujudkan Pembangunan

Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Resmikan Jalan Gang Sarasi 9, Blok Mantap di Tanobato: Bukti Kolaborasi dan Gotong Royong Wujudkan Pembangunan | NEWS TV Indonesia
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Resmikan Jalan Gang Sarasi 9, Blok Mantap di Tanobato: Bukti Kolaborasi dan Gotong Royong Wujudkan Pembangunan | NEWS TV Indonesia

Padangsidimpuan, NEWSTV.ID —
Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., meresmikan Jalan Gang Sarasi 9, Blok Mantap, Lingkungan III, Kelurahan Tanobato, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, pada Jumat (31/10/2025). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota sebagai simbol dibukanya akses jalan baru bagi masyarakat setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tanobato Tahtim Siregar, Lurah Losung Batu, para Kepala Lingkungan I, II, dan III, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta pengurus Koperasi Merah Putih Kelurahan Tanobato. Acara berlangsung sederhana namun penuh makna dan semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Lurah Tanobato Tahtim Siregar menyampaikan bahwa pembangunan jalan paving block tersebut bersumber dari Alokasi Dana Kelurahan (ADK) Tahun Anggaran 2025. Ia menjelaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur di kawasan permukiman warga.

“Pembangunan jalan ini menggunakan Dana Alokasi Kelurahan Tanobato Tahun Anggaran 2025. Sebelumnya, ADK Tahun 2024 dikerjakan di Lingkungan II, dan ADK Tahun 2023 juga telah direalisasikan di wilayah lain,” ujar Tahtim Siregar.

Ia menambahkan, jalan yang dibangun merupakan hasil hibah dari masyarakat setempat yang dengan sukarela menyerahkan sebagian tanahnya untuk kepentingan umum.
“Warga Lingkungan I juga ada yang menghibahkan jalan untuk kepentingan masyarakat luas. Ini bukti nyata semangat gotong royong warga Tanobato,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Lurah menyampaikan bahwa di sekitar lokasi jalan baru tersebut akan dibangun sebuah masjid yang juga berasal dari hibah warga.
“Kami sangat bersyukur karena masyarakat Tanobato menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan wilayahnya. Bahkan, di sekitar jalan ini akan berdiri rumah ibadah Masjid yang juga dihibahkan oleh warga,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Tahtim Siregar berpesan agar masyarakat menghidupkan kembali kegiatan siskamling (sistem keamanan lingkungan) sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, sejalan dengan semangat harkamnas (pemeliharaan keamanan nasional).

Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak akan terwujud tanpa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Pembangunan seperti ini adalah hasil dari kolaborasi dan kebersamaan. Ketika masyarakat berkontribusi, pemerintah hadir melengkapi. Itulah semangat yang harus terus kita jaga,” ujar Wali Kota.

Letnan Dalimunthe juga menyinggung tentang kondisi keuangan daerah yang tengah menghadapi tantangan akibat efisiensi anggaran nasional. Ia menjelaskan bahwa tahun depan akan terjadi pemotongan dana transfer pusat sebesar Rp117 miliar, yang tentu berdampak pada sejumlah rencana pembangunan.

“Kita sedang menghadapi masa efisiensi anggaran. Tahun depan ada pemotongan dana transfer pusat sebesar 117 miliar. Namun efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun. Dengan keterbatasan yang ada, bukan berarti kita tidak bisa berbuat,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan yang stagnan bukan semata karena keterbatasan dana, melainkan karena kurangnya kreativitas dan kemauan untuk bekerja sama.
“Selama ada niat baik, inovasi, dan gotong royong, pembangunan tetap bisa kita jalankan meski dengan sumber daya terbatas,” tambahnya.

Letnan Dalimunthe menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Kota Padangsidimpuan berkomitmen untuk terbuka dan transparan dalam setiap proses pembangunan.
“Kami akan terbuka terkait pembangunan di periode kepemimpinan kami. Masyarakat berhak tahu apa yang sedang dan akan kami kerjakan,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Lurah Tanobato yang dinilai mampu memetakan persoalan dan kebutuhan prioritas wilayahnya dengan baik.
“Saya apresiasi Lurah Tanobato yang mampu memetakan masalah pembangunan di wilayahnya. Ini contoh bagaimana aparatur di tingkat kelurahan bisa menjadi motor penggerak perubahan,” kata Wali Kota.

Dalam penutupnya, Wali Kota kembali menekankan pentingnya sinergi antar-stakeholder dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kota Padangsidimpuan.
“Kolaborasi dan gotong royong adalah kekuatan kita. Visi Padangsidimpuan Mantap hanya bisa dicapai bila semua pihak saling bahu-membahu, baik pemerintah, masyarakat, maupun lembaga sosial,” pungkas Letnan Dalimunthe.

Acara peresmian jalan Gang Sarasi 9, Blok Mantap di Kelurahan Tanobato ini menjadi simbol nyata bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang semangat persatuan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam membangun kota yang maju dan bermartabat.

Jurnalis: Andi Hakim Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *