Newstv.id, Magelang – Proyek rehabilitasi Balai Desa Adikarto, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang senilai Rp 249.954.455.00,- yang sempat viral lantaran pekerjaannya dinilai molor, langsung direspon cepat oleh Camat Muntilan, Drs Tito Lestianto Oktavianus, MM.
Pada Senin, 8 Desember 2025, Camat Muntilan Tito didampingi Sekcam Muntilan langsung turun gunung mengunjungi Desa Adikarto. Kedatangan Camat bersama Sekcam untuk mengetahui secara langsung proyek Balai Desa Adikarto yang sempat menjadi bahan perbincangan publik itu.
“Saya sudah ke Desa Adikarto, melihat langsung pekerjaan Balai Desa di maksud. Saya juga sudah menemui pekerja dan Kades Adikarto. Ya, kami tentu tanggapi aspirasi masyarakat sehingga jika ada masalah tidak berlarut-larut dan bisa segera diselesaikan,” ujar Camat Muntilan kepada newstv.id.
Camat Muntilan menyampaikan bahwa dari hasil monitoring dan evaluasi (Monev) yang dilakukan terkait pekerjaan rehabilitasi Balai Desa Adikarto, disebutkan bahwa memang ada keterlambatan disebabkan faktor cuaca. Pasalnya, semua pasti mengetahui kalau saat ini musim penghujan. Di wilayah Muntilan akhir-akhir ini setiap hari turun hujan sehingga menghambat pekerjaan.
Ditegaskan oleh Camat Muntilan, bahwa meski cuaca kurang bersahabat namun dipastikan pekerjaan Balai Desa tersebut akan selesai beberapa hari lagi. Pasalnya, pekerjaan yang bekum selesai tinggal memasang atap, setelah itu selesai sesuai alokasi anggaran yang disediakan.
“Dari hasil Monev kami pada Senin, 8 Desember 2025 diketahui dari rencana pembangunan, dananya hanya dialokasikan untuk merehabilitasi gedung dan atap,” kata Camat Muntilan.
“Sedangkan lantai, plafon dan jendela hingga pintu, masuk di anggaran tahun 2026. Rehab Balai Desa inikan multi years,” tambah Camat Muntilan.
Sementara itu, Kades Adikarto, Mujazin menjelaskan bahwa dalam kalender kerja rehablitasi Balai Desa ini memang dari Juni hingga September 2025. Namun di tengah perjalanan pekerjaan bangunan alam tidak bisa diprediksi mengakibatkan terjadinya keterlambatan pekerjaan.
“Intinya kita tidak ada kendala dari segi material dan pekerja. Tetapi saat kita bekerja cuaca akhir-akhir tidak bisa kita prediksi. Hujan terus turun, inilah membuat pekerjaan sedikit mengalami kemunduran. Tapi alhamdulillah, sudah selesai,” sebut Mujazin.
Pantauan di lapangan, tampak para tukang mengebut pekerjaan pemasangan atap. Jika atap selesai dilakukan pemasangan, maka pekerjaan Balai Desa tahap I ini untuk anggaran ADD tahun 2025, selesai 100 persen dan tepat waktu. (HMI)











