Jakarta – Samsung kembali menunjukkan agresivitasnya dalam pengembangan prosesor mobile. Setelah baru sekitar satu bulan memperkenalkan Samsung Exynos 2600, raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut kini disebut telah menyiapkan penerusnya, yang diyakini akan diberi nama Samsung Exynos 2700.
Keberadaan chipset generasi berikutnya ini pertama kali terdeteksi melalui basis data Geekbench, mengindikasikan bahwa Samsung telah memulai tahap pengujian awal. Bocoran ini menarik perhatian karena memperlihatkan perubahan desain arsitektur yang cukup signifikan dibandingkan pendahulunya.
Arsitektur CPU Baru dengan Empat Kluster
Berdasarkan data benchmark, Exynos 2700 mengusung konfigurasi empat kluster CPU dengan total 10 inti, berbeda dari Exynos 2600 yang menggunakan tiga kluster. Susunan inti tersebut terdiri atas:
1 inti berkecepatan 2,30 GHz
4 inti berkecepatan 2,40 GHz
1 inti berkecepatan 2,78 GHz
4 inti performa tinggi berkecepatan hingga 2,88 GHz
Pendekatan empat kluster ini mengindikasikan strategi baru Samsung dalam mengatur distribusi beban kerja prosesor. Konfigurasi tersebut diyakini bertujuan meningkatkan keseimbangan antara efisiensi daya dan performa tinggi, terutama untuk kebutuhan multitasking dan komputasi berat di perangkat flagship.
Perubahan desain ini juga menunjukkan bahwa Samsung masih terus bereksperimen pada fase awal pengembangan untuk menemukan formula optimal sebelum chipset masuk tahap produksi massal.
GPU Xclipse 970, Masih Tahap Awal Pengembangan
Tak hanya CPU, bocoran Geekbench juga mengungkap kehadiran GPU generasi baru bertajuk Xclipse 970, yang diproyeksikan menjadi penerus Xclipse 960 pada Exynos 2600.
Meski demikian, performa grafis awal Xclipse 970 tercatat masih berada di bawah pendahulunya, khususnya pada skor OpenCL. Hal ini diduga kuat karena unit yang diuji masih berupa engineering sample, dengan clock rendah dan perangkat lunak yang belum dioptimalkan.
Dalam tahap pengembangan awal, kondisi tersebut terbilang wajar. Performa GPU final yang hadir di perangkat konsumen biasanya akan mengalami peningkatan signifikan setelah melalui optimalisasi arsitektur, driver, dan sistem pendingin.
Kandidat Otak Flagship Samsung Generasi Mendatang
Sebagai catatan, Samsung Exynos 2600 secara resmi diperkenalkan pada akhir 2024 dan digunakan pada lini Galaxy S26. Mengikuti pola siklus produk Samsung, Exynos 2700 diperkirakan akan dipersiapkan untuk seri flagship selanjutnya, dengan spekulasi mengarah ke Galaxy S27 yang diproyeksikan meluncur sekitar tahun 2027.
Sejumlah rumor sebelumnya juga menyebutkan bahwa Exynos 2700 akan dibangun menggunakan proses manufaktur 2nm generasi kedua (SF2P), mengadopsi CPU ARM generasi terbaru, serta didukung RAM LPDDR6 dan penyimpanan UFS 5.0. Jika terealisasi, spesifikasi tersebut akan menempatkan chipset ini di jajaran teratas prosesor mobile global.
Masih Panjang Jalan Menuju Versi Final
Munculnya Samsung Exynos 2700 dalam database benchmark menandai langkah awal Samsung dalam pengembangan chipset flagship berikutnya. Meski skor awal—terutama pada sektor GPU—masih menyisakan tanda tanya, hal tersebut tidak bisa dijadikan tolok ukur akhir.
Perubahan arsitektur yang cukup drastis justru menunjukkan keseriusan Samsung dalam meningkatkan daya saing Exynos di tengah ketatnya persaingan prosesor mobile kelas premium. Optimalisasi lanjutan masih akan terus dilakukan sebelum chipset ini benar-benar siap digunakan secara komersial.
Satu hal yang pasti, kemunculan awal Exynos 2700 menegaskan bahwa persaingan chipset flagship masih akan terus memanas, dan Samsung tampaknya belum berniat memperlambat langkah inovasinya.











