Newstv.id, Kulon Progo – Menjelang arus mudik dan libur lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kulon Progo, DIY menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Menoreh Pemda Kulon Progo, Senin (9/3/2026).
Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, SIP, M.Han, yang turut hadir dalam rapat tersebut, mengatakan bahwa tujuan dari rakor yang digelar hari ini dalam rangka Cipta Kondisi dan Stabilitas Wilayah menjelang arus mudik, libur lebaran hingga lebaran Idul Fitri.
Sementara itu, Sekda Pemkab Kulon Progo Triyono, SIP, M.Si, saat membuka rakor menyampaikan beberapa hari ke depan, dinamika masyarakat meningkat, arus mudik-balik, aktivitas pasar, hingga kerumunan di ruang publik.
Karena itu, melalui forum formal ini Sekda menyampaikan bahwa tanggung jawab Forkopimda adalah memastikan Kulon Progo tetap aman, nyaman dan teduh.
“Koordinasi seperti ini menjadi kunci keamanan dan ketertiban, kelancaran lalu lintas dan transportasi,” ujar Sekda Kulon Progo.
Tidak hanya itu, ketersediaan bahan pokok dan energi, kesiapan layanan kesehatan dan kebencanaan, serta kejernihan informasi untuk mencegah hoaks, juga salah satu yang harus disikapi.
Lain lagi dengan Kepala Kemenag Kabupaten Kulon Progo, HM. Wahib Jamil, S.Ag, M.Pd. Dalam rakor ia menjelaskan bahwa sholat Idul Fitri di awal tanggal 20 Maret 2026 dan di Masjid Agung tanggal 21 Maret 2026.
Menyambut momentum besar dan spesial ini, Kemenag berharap ada edukasi kepada masyarakat melalui penyuluh agama, tokoh agama maupun tokoh masyarakat dan antisipasi pemantauan pada saat malam takbiran.
“Begitu juga kita pantau tentang pembuatan teks khutbah agar mengedepankan kerukunan yang menciptakan suasana kondusif,” katanya.
Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan menyampaikan terima kasih kepada Sekda serta jajaran Forkopimda yang telah memaparkan peta risiko dan rencana lapangan. Saya sependapat menjelang Idul Fitri 1447 H, keselamatan warga dan ketenangan suasana adalah prioritas.
Lain lagi dengan Wakil Ketua I DPRD Kulon Progo Lasio Yok Mulyono. Dalam rakor ini ia menyoroti kondisi jalan yang banyak berlubang. Karena itu, ia minta jalan berlubang segera dilakukan perbaikan mengingat lagi bur lebaran dan arus mudik aktifitas masyarakat meningkat.
Hal juga dimaksudkan agar mencegah terjadinya kecelakaan. Selain kondisi jalan, ia juga menyoroti lampu PJU yang mati dititik rawan agar dinyalakan. (Hmi)













