Newstv, Jeneponto — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti kegiatan ta’ziah 10 hari atas wafatnya Almarhum Sapri bin Jamaludin yang dilaksanakan di Dusun Rannaya, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, pada Senin malam (23/03/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Safri, S.Pd., M.Pd., MH Daeng Ngerho, yang dikenal sebagai Ketua DPC LAKI Kabupaten Jeneponto sekaligus Wakil Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jeneponto, untuk membawakan ceramah ta’ziah sebagai bentuk memenuhi amanah masyarakat setempat.
Acara ini turut dihadiri oleh keluarga besar almarhum, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta ratusan warga Desa Paitana yang datang untuk memberikan doa dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam tausiyahnya, Safri Daeng Ngerho menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang mendalam tentang hakikat kehidupan dan kematian.Ia mengingatkan bahwa kematian adalah kepastian bagi setiap makhluk hidup dan menjadi pengingat bagi manusia untuk senantiasa meningkatkan kualitas iman dan amal ibadah.
“Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari kehidupan yang kekal. Oleh karena itu, marilah kita memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal di akhirat,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, ia juga mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk tetap sabar, ikhlas, dan tawakal dalam menghadapi cobaan. Menurutnya, setiap ujian yang diberikan oleh Allah SWT mengandung hikmah yang besar bagi kehidupan manusia.
Selain itu, Safri juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi antar sesama serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat, terutama dalam momen duka seperti ini.
Acara ta’ziah berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ceramah agama, dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Safri Daeng Ngerho.
Salah satu perwakilan keluarga almarhum menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan memberikan dukungan serta doa.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan doa dari seluruh masyarakat. Semoga segala kebaikan dibalas oleh Allah SWT,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang almarhum, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Desa Paitana.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan keimanan masyarakat semakin meningkat serta menjadi contoh bagi generasi muda dalam menjaga tradisi keagamaan dan sosial.













