Newstv.id __ Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky berkomitmen menghidupkan kembali Perusahaan Daerah sebagai mesin penggerak ekonomi daerah. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah/PAD sekaligus memberdayakan masyarakat.17/05/26
Menurut Al-Farlaky, penguatan BUMD bukan hanya soal profit, tapi juga soal keberpihakan kepada rakyat. Salah satu sektor yang jadi fokus adalah hilirisasi sumber daya alam, khususnya sulfur.
“Kita mau sulfur nanti hilirisasi. Target saya hanya meluruskan apa-apa yang dilakukan PMA soal produksi bisnis. Tapi hilirisasi itu menjadi tujuan akhir. Saya untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, kemudian memberdayakan pemuda-pemuda setempat dan menghidupkan perusahaan daerah,” ujar Al-Farlaky.
Ia menegaskan hilirisasi sulfur harus memberi nilai tambah di daerah, bukan hanya diekspor mentah. Dengan begitu, lapangan kerja untuk pemuda lokal terbuka, ekonomi masyarakat tumbuh, dan perusahaan daerah bisa hidup kembali.
Pemkab Aceh Timur akan menata ulang manajemen BUMD agar lebih profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan publik. Al-Farlaky menargetkan BUMD jadi mitra pemerintah dalam pembangunan, bukan beban anggaran.
Langkah ini sejalan dengan visi Aceh Timur maju dan berdaya saing melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.













