Alda Sari Nasution Dorong Keterwakilan Perempuan Lewat UMKM dalam Kunjungan ke DPP Gamies

Alda Sari Nasution Dorong Keterwakilan Perempuan Lewat UMKM dalam Kunjungan ke DPP Gamies | NEWS TV Indonesia
Alda Sari Nasution Dorong Keterwakilan Perempuan Lewat UMKM dalam Kunjungan ke DPP Gamies | NEWS TV Indonesia

Padangsidimpuan, NEWSTV.ID — Sosok perempuan tangguh dari Sumatera Utara kembali menjadi sorotan dalam dunia organisasi nasional. Hj. Alda Sari Nasution, Bendahara Dewan Pimpinan Daerah Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (DPD Gamies) Kota Padangsidimpuan, melakukan kunjungan resmi ke kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gamies Indonesia, di Jakarta, pada Jumat, 02 Mei 2025 kemarin.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Umum DPP Gamies Indonesia, Desy Sulasmi Bahrum, serta jajaran pengurus pusat. Kehadiran Hj. Alda Sari Nasution dalam forum nasional ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran perempuan dalam struktur organisasi sosial kemasyarakatan.

Silaturahmi itu turut dihadiri sejumlah tokoh perempuan dari DPP Gerakan Srikandi Pejuang Indonesia (GSPI), mempererat jejaring kolaborasi antar organisasi perempuan relawan yang sebelumnya aktif dalam gerakan mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kebangsaan itu, Hj. Alda Sari Nasution menyampaikan pandangan strategis mengenai pentingnya peran perempuan dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Ia menekankan bahwa kemandirian perempuan dapat tumbuh kuat melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Perempuan tidak boleh hanya menjadi pelengkap dalam organisasi. Kita harus berdiri sejajar, mandiri, dan berdaya guna, salah satunya melalui pemberdayaan UMKM,” ujar Alda Sari dengan penuh keyakinan

Sebagai bendahara DPD Gamies Padangsidimpuan, Hj. Alda Sari dikenal memiliki komitmen tinggi dalam membangun kapasitas ekonomi masyarakat di daerah. Ia telah menginisiasi sejumlah program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan usaha, literasi keuangan, hingga akses permodalan lokal.

Kehadirannya di tingkat pusat memperkuat suara daerah dalam forum nasional. Ia menyampaikan harapan agar DPP Gamies membuka lebih banyak ruang bagi kader daerah, khususnya perempuan, untuk terlibat aktif dalam pengambilan kebijakan organisasi.

Ketua Umum DPP Gamies Indonesia, Desy Sulasmi Bahrum, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Hj. Alda Sari. Ia menyebut Alda sebagai sosok inspiratif yang menjadi contoh bagi kader perempuan lainnya di seluruh Indonesia.

“Bu Alda adalah representasi perempuan pejuang yang membawa semangat perubahan dari daerah. Kami di DPP sangat terbuka bagi tokoh-tokoh seperti beliau untuk bersama membangun organisasi yang lebih inklusif,” ungkap Desy Sulasmi

Pertemuan itu juga menjadi ajang konsolidasi alumni relawan Anies, mempererat silaturahmi antar elemen pendukung yang kini bergerak di berbagai bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan. Forum ini mendorong kesinambungan nilai perjuangan dalam bentuk kegiatan nyata di tengah masyarakat.

Tidak hanya bicara soal pemberdayaan ekonomi, Hj. Alda Sari juga menekankan pentingnya pendidikan politik bagi perempuan. Menurutnya, literasi politik adalah fondasi agar kaum perempuan dapat berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai moral.

Langkah Hj. Alda Sari dalam membangun jejaring nasional menunjukkan bahwa tokoh daerah memiliki peran strategis dalam memperkuat integrasi gerakan perempuan Indonesia. Ia menjadi simbol sinergi antara daerah dan pusat dalam mendorong perubahan sosial yang berkeadilan.

Sebagai penutup kunjungan, Hj. Alda Sari menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan perempuan, bukan hanya dalam lingkup organisasi, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat luas. Ia berharap kunjungannya dapat membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Dengan visi kepemimpinan yang inklusif dan berorientasi pada pemberdayaan, Hj. Alda Sari Nasution menjadi salah satu figur yang layak diperhitungkan dalam peta gerakan perempuan Indonesia masa kini.

Ketika kembali ke Kota Padangsidimpuan, Hj. Alda Sari Nasution menyampaikan bahwa dirinya akan segera merumuskan program lanjutan pasca kunjungan tersebut. Fokus utamanya adalah membentuk pusat pelatihan UMKM berbasis perempuan di wilayah Tabagsel sebagai model percontohan nasional.

“Kunjungan ke DPP bukan hanya sekadar silaturahmi, tapi juga membawa semangat baru untuk membangun gerakan ekonomi perempuan dari daerah. Insya Allah, kami akan segera luncurkan Pusat Pelatihan UMKM Perempuan di Padangsidimpuan yang bisa menjadi role model di kawasan Tapanuli Bagian Selatan. Kita harus buktikan bahwa perempuan daerah mampu menjadi motor penggerak ekonomi keluarga dan bangsa,” ujar Alda Sari kepada awak media di Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, Kamis (15/05/2025).

Ia juga menambahkan, kolaborasi lintas organisasi akan menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Menurutnya, kemajuan perempuan tidak bisa berdiri sendiri, tetapi harus saling menopang dan bergerak bersama dalam semangat gotong royong. (Andi Hakim Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *