Mandailing Natal, NEWSTV.ID – SD Negeri 032 Sinonoan, yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, sukses menyelenggarakan kegiatan Ujian Akhir Satuan Pendidikan (ASSP) bagi siswa kelas VI pada Jumat (23/05/2025). Pelaksanaan ujian berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat, menjadi momentum penting bagi sekolah dalam menutup tahun ajaran dengan penuh tanggung jawab akademik.
Sebanyak 30 siswa/siswi kelas VI mengikuti ujian tersebut dengan antusiasme tinggi. Mereka telah dipersiapkan secara intensif selama beberapa bulan sebelumnya melalui bimbingan belajar, try out, serta kegiatan pemantapan akademik yang diprogramkan oleh sekolah. Ujian ASSP ini merupakan bentuk evaluasi akhir yang menentukan kelulusan siswa dari jenjang sekolah dasar.
Kegiatan ini tidak lepas dari buah kinerja Kepala Sekolah SDN 032 Sinonoan, Nurhabibah, S.Pd.I, M.Pd., yang telah menunjukkan kepemimpinan yang visioner dan progresif dalam mempersiapkan dan menyukseskan pelaksanaan ujian. Di bawah arahannya, seluruh elemen sekolah bersinergi dengan optimal untuk memastikan kegiatan berlangsung sesuai standar mutu pendidikan nasional.
Dalam wawancaranya, Nurhabibah menyampaikan bahwa Ujian ASSP bukan hanya sekadar ujian akhir, melainkan wujud akumulasi dari proses pembelajaran yang panjang dan mendalam. “Kami tidak hanya menyiapkan siswa dari sisi akademik, tetapi juga membentuk karakter mereka agar siap menghadapi jenjang berikutnya dan tantangan kehidupan ke depan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kepala sekolah yang dikenal tegas namun penuh kasih ini juga menekankan pentingnya nilai kejujuran dalam pelaksanaan ujian. Ia mengimbau seluruh siswa untuk menjunjung tinggi integritas akademik sebagai bekal utama dalam menapaki dunia pendidikan yang lebih tinggi. “Nilai tinggi memang penting, tapi nilai kejujuran jauh lebih utama,” tegasnya.
Dibawah bimbingannya, guru-guru SDN 032 Sinonoan diberikan pelatihan internal tentang manajemen ujian yang efektif. Panitia ujian dibentuk secara profesional dengan tugas-tugas yang terstruktur, mulai dari pengawas ruang, petugas administrasi, hingga tim keamanan. Semua dijalankan berdasarkan prinsip tanggung jawab dan keterbukaan.
Selain itu, pihak sekolah juga melibatkan orang tua siswa dalam proses persiapan melalui pertemuan rutin dan pemberian informasi yang transparan. Langkah ini dinilai berhasil menciptakan rasa tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kolektif lintas sektor yang membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat.
Nurhabibah juga menjelaskan bahwa ujian ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh. Ia menargetkan agar SDN 032 Sinonoan menjadi salah satu sekolah unggulan di Kecamatan Siabu, baik dalam hal akademik maupun pembangunan karakter siswa.
Rekam jejak Nurhabibah sebagai pemimpin pendidikan memang telah banyak diakui. Sejak menjabat sebagai Kepala Sekolah, ia berhasil membawa banyak perubahan positif, termasuk dalam hal kedisiplinan, inovasi pembelajaran berbasis teknologi, dan penguatan budaya literasi.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru, staf, dan komite sekolah yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. “Tanpa kolaborasi dan kebersamaan, mustahil ujian ini bisa berjalan sebaik ini,” ungkapnya.
Kegiatan Ujian ASSP ini diakhiri dengan doa bersama dan pemberian motivasi kepada para siswa. Suasana haru dan semangat menyelimuti ruang-ruang ujian, menandai berakhirnya satu fase penting dalam kehidupan pendidikan anak-anak Sinonoan.
Dengan kepemimpinan yang menginspirasi dan manajemen pendidikan yang kuat, Nurhabibah, S.Pd.I, M.Pd., telah berupaya agar SDN 032 Sinonoan dapat menjadi teladan dan model supaya mampu setara dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya di Mandailing Natal dan Sumatera Utara.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi penutup tahun ajaran, melainkan juga tonggak untuk membuka lembaran baru menuju pendidikan dasar yang lebih berkualitas, inklusif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Jurnalis : Andi Hakim Nasution













