JAKARTA, NEWSTV.ID
Gerakan Aktivis Jakarta menggelar aksi penyampaian pendapat di dua lokasi, yakni Mabes Polri dan Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak adanya tindak lanjut terhadap perkara yang disebut berkaitan dengan masyarakat Riau dan telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Aksi yang berlangsung pada Senin siang tersebut dipimpin oleh Chairul selaku koordinator lapangan. Massa yang hadir disebut berjumlah sekitar 50 orang,
terdiri dari mahasiswa dan masyarakat Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, massa menggunakan satu unit mobil komando serta dua unit kendaraan angkutan.
Dalam orasinya, Chairul meminta Mabes Polri memberikan perhatian dan mengambil langkah terhadap perkara yang menurut pihaknya belum memperoleh kejelasan penanganan sejak 2015 hingga 2026.
Kita menuntut perkara warga Riau ini dituntaskan. Kita mempertanyakan perkembangan penanganannya karena sejak 2015 hingga sekarang belum mendapatkan hasil yang kami harapkan.
Kami juga membawa bukti-bukti yang kami peroleh dari daerah Riau,” ujar Chairul dalam keterangannya yang dihimpun awak media.
Selain persoalan penanganan perkara, massa juga menyampaikan sorotan mengenai dugaan adanya indikasi persekongkolan antara oknum pejabat perusahaan dengan pihak tertentu yang disebut berdampak terhadap masyarakat di Riau. Dugaan tersebut merupakan tudingan dari pihak aksi dan masih memerlukan verifikasi serta klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut.
Menurut keterangan koordinator lapangan, aspirasi massa di Mabes Polri mendapat respons dari jajaran staf humas. Perwakilan massa kemudian diterima di ruang pengaduan untuk menyampaikan laporan dan aspirasinya.
Chairul mengapresiasi respons tersebut dan menilai penerimaan aspirasi menjadi bagian penting dalam perjuangan mereka memperoleh kejelasan mengenai perkara yang dipersoalkan.
Aksi kemudian dilanjutkan ke Kejaksaan Agung. Massa kembali menyampaikan aspirasi terkait persoalan yang sama. Pihak Gerakan Aktivis Jakarta menyatakan laporan mereka diterima oleh jajaran staf humas Kejaksaan Agung dan mendapatkan tanda terima penyerahan laporan.
Situasi Kondusif
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi aksi dilaporkan berjalan aman dan kondusif. Arus lalu lintas di sekitar Mabes Polri maupun Kejaksaan Agung disebut tetap lancar dengan pengamanan dari personel kepolisian serta petugas keamanan setempat.
Di lokasi Mabes Polri, pengamanan kegiatan antara lain dipandu oleh personel kepolisian yang disebut bernama Iptu Heriyanto bersama unsur pengamanan lainnya.
Sementara pengamanan di sekitar Kejaksaan Agung melibatkan personel kepolisian dan petugas keamanan gedung.
Sejumlah awak media turut meliput jalannya aksi. Koordinator lapangan juga disebut telah berkoordinasi dengan awak media yang berada di lokasi.
Setelah menyampaikan aspirasi dan laporan kepada pihak terkait, massa Gerakan Aktivis Jakarta membubarkan diri secara tertib.
Tidak terdapat laporan mengenai gangguan keamanan maupun gangguan berarti terhadap arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Gerakan Aktivis Jakarta berharap laporan dan aspirasi yang telah disampaikan kepada Mabes Polri serta Kejaksaan Agung dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga masyarakat Riau yang merasa dirugikan memperoleh kepastian mengenai perkembangan perkara tersebut.
(H.R.)











