Tapanuli Selatan, NEWSTV.ID – Upaya percepatan transformasi layanan pertanahan berbasis data yang akurat dan terintegrasi terus diperkuat di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam rangka meningkatkan kualitas data spasial pertanahan, Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan mengikuti kegiatan rapat koordinasi secara daring melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara, Dr. Sri Panoto, S.SiT., M.M., bersama seluruh Kantor Pertanahan kabupaten/kota se-Sumatera Utara, Selasa (19/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari langkah strategis ATR/BPN dalam mendorong percepatan penyelesaian serta pembenahan kualitas data pertanahan, khususnya melalui penyelesaian data kategori KW4, KW5, dan KW6 yang selama ini menjadi fokus pembaruan sistem informasi pertanahan nasional.
Pembahasan peningkatan kualitas data spasial dinilai memiliki peran sentral dalam mendukung pembangunan sistem administrasi pertanahan yang modern, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Data pertanahan yang valid dan berkualitas juga menjadi fondasi utama dalam memperkuat pelayanan publik di sektor agraria.
Dari Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Seksi Survei dan Pemetaan Rusdi, S.H., Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran A. Aulia Rizky Lubis, S.H., beserta jajaran teknis terkait yang memiliki peran langsung dalam proses pembaruan dan validasi data pertanahan.
Melalui forum koordinasi tersebut, seluruh satuan kerja pertanahan di Sumatera Utara didorong untuk mempercepat penyelesaian data spasial guna meningkatkan kualitas basis data pertanahan yang lebih akurat, mutakhir, dan terintegrasi secara digital. Pembenahan data KW4, KW5, dan KW6 merupakan bagian dari agenda transformasi layanan pertanahan nasional yang bertujuan menciptakan sistem layanan yang lebih efektif, efisien, dan terpercaya.
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Sri Pranoto, menekankan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga kualitas data pertanahan sebagai pondasi utama pelayanan publik. Validasi dan pembaruan data yang berkelanjutan diyakini mampu mendukung percepatan implementasi layanan pertanahan berbasis elektronik serta mendorong terwujudnya tata kelola pertanahan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung arah kebijakan nasional melalui optimalisasi kualitas data pertanahan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem pelayanan yang profesional dan terpercaya.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan transformasi digital yang saat ini terus dijalankan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Indonesia.
Dengan penguatan kualitas data spasial dan percepatan validasi data pertanahan, diharapkan sistem administrasi pertanahan nasional semakin modern, tertib, dan mampu menjawab tantangan pembangunan nasional di masa mendatang. (AHN)













