Kepala Lapas Padangsidimpuan Dorong Pembinaan Humanis lewat Senam Pagi untuk Warga Binaan

Kepala Lapas Padangsidimpuan Dorong Pembinaan Humanis lewat Senam Pagi untuk Warga Binaan | NEWS TV Indonesia
Kepala Lapas Padangsidimpuan Dorong Pembinaan Humanis lewat Senam Pagi untuk Warga Binaan | NEWS TV Indonesia

Padangsidimpuan, NEWSTV.ID – Komitmen terhadap pembinaan warga binaan terus digaungkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat Hutasoit, melalui berbagai program yang menyeimbangkan aspek jasmani dan rohani. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah kegiatan senam pagi bersama yang digelar secara rutin di lingkungan Lapas Padangsidimpuan, Sabtu (10/05/2025).

Ratusan warga binaan tampak antusias mengikuti senam pagi di Lapangan Multiguna Lapas sejak pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini dipandu instruktur profesional dan diawasi langsung oleh petugas, berlangsung dengan tertib dan penuh semangat.

Dalam keterangannya, Mathrios Zulhidayat Hutasoit menekankan bahwa pembinaan warga binaan tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.

“Kami percaya bahwa pembinaan yang utuh harus mencakup kesehatan fisik dan ketenangan mental. Senam pagi ini bukan sekadar olahraga, tetapi medium untuk membangun semangat, solidaritas, dan kesiapan mental warga binaan dalam menyongsong kehidupan baru di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan integratif, yang selaras dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, dan berorientasi reintegrasi sosial.

Di bawah kepemimpinan Mathrios, Lapas Padangsidimpuan menjadikan kegiatan senam pagi sebagai agenda mingguan, tidak hanya untuk mendukung kebugaran warga binaan, tetapi juga untuk menciptakan atmosfer pembinaan yang positif, penuh empati, dan membangun.

Program ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan sebagai contoh konkret reformasi pemasyarakatan berbasis pendekatan kemanusiaan. (Andi Hakim Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *