Cipatat, Bandung Barat —
Kekerasan terhadap tenaga kemanusiaan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Cipatat. Kali ini, korban adalah Asep, seorang supir ambulans Desa Cirawa Mekar, yang diduga menjadi korban pemukulan oleh seorang pengendara mobil saat sedang menjalankan tugas.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pareang Lio, RT 04 RW 01, Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu, 7 Februari 2026. Insiden ini memicu kemarahan dan solidaritas luas dari para relawan ambulans di berbagai wilayah.
Sebagai bentuk protes dan tuntutan keadilan, puluhan ambulans beserta relawan mendatangi Polsek Cipatat. Mereka menuntut aparat kepolisian bertindak cepat, tegas, dan transparan dalam menangani kasus kekerasan yang menimpa rekan mereka.

Salah satu relawan menyampaikan bahwa kedatangan mereka bukan untuk membuat kegaduhan, melainkan sebagai bentuk solidaritas dan dorongan agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Kami datang bukan untuk anarkis. Kami hanya ingin keadilan. Supir ambulans itu sedang menjalankan tugas kemanusiaan, bukan mencari masalah. Kekerasan seperti ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.
Menurut informasi yang dihimpun, terduga pelaku melarikan diri Para relawan menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku benar-benar diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kasus ini menambah daftar panjang tindakan kekerasan terhadap tenaga kemanusiaan, khususnya supir ambulans yang kerap berada di garis depan pelayanan darurat. Para relawan menilai bahwa masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap fungsi ambulans dan relawan menjadi faktor pemicu terjadinya insiden serupa.
Para supir ambulans dan relawan juga mendesak agar aparat kepolisian memberikan jaminan perlindungan hukum bagi tenaga kemanusiaan di lapangan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Polsek Cipatat terpantau kondusif, dengan pengawalan dari aparat kepolisian. Para relawan menyatakan akan terus menunggu perkembangan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan dan penetapan status hukum terduga pelaku.
Kekerasan terhadap tenaga kemanusiaan adalah kejahatan serius.
Ambulans bukan musuh, mereka datang untuk menyelamatkan nyawa.( Bandung barat news tv)












