
Bengkulu NEWSTV.ID-Gubernur Rohidin Mersyah telah melarang warga Bengkulu untuk memainkan petasan pada malam tahun baru. Larangan ini disampaikan oleh Gubernur seusai melantik Ikatan Alumni SMAN 3 Bengkulu Selatan. Alasannya, memainkan petasan di malam tahun baru dapat membahayakan masyarakat.
Gubernur Rohidin menekankan bahwa bermain petasan memiliki risiko, dan sebagai alternatif, masyarakat diharapkan merayakan suasana tahun baru dengan cara yang lebih aman. Salah satu saran yang diberikan adalah untuk merayakan di rumah dengan berdoa dan saling mengingatkan satu sama lain.
Selain itu, Gubernur juga mengingatkan agar masyarakat menghindari tempat-tempat wisata yang memiliki potensi risiko bahaya. Dia berharap agar masyarakat bisa mengisi malam tahun baru dengan kegiatan yang lebih aman dan positif.

Koordinator Siaga Pos Terpadu Natal Tahun Baru (Nataru) Pantai Panjang, Sisriyanto, juga menegaskan bahwa petugas akan melakukan patroli di bibir Pantai Panjang dari pagi hingga menjelang magrib. Patroli ini bertujuan untuk mencegah wisatawan atau masyarakat mandi di Pantai Panjang, sesuai dengan imbauan yang telah diberikan.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah setempat berusaha memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat Bengkulu saat merayakan malam tahun baru, serta menghindari potensi bahaya yang dapat timbul akibat penggunaan petasan dan kegiatan di tempat wisata.[izwandi]
Artikel “Langkah Preventif Gubernur Rohidin: Larangan Petasan dan Imbauan Aman Saat Malam Tahun Baru di Bengkulu” pertama kali tampil pada Sinar Fakta.













