Percepat Pembangunan Rabat Beton, Satgas TMMD Kodim Kulon Progo Kerahkan Molen

Percepat Pembangunan Rabat Beton, Satgas TMMD Kodim Kulon Progo Kerahkan Molen | Newstv Indonesia
Percepat Pembangunan Rabat Beton, Satgas TMMD Kodim Kulon Progo Kerahkan Molen | Newstv Indonesia

Newstv.id, Kulon Progo – Guna mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo terus digencarkan oleh TNI Satgas TMMD Reguler ke-128 tahun anggaran 2026.

Pada Minggu, 26 April 2026 personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pengecoran rabat beton di Padukuhan Jurug. Jalan cor rabat beton yang dibangun di Jurug sepanjang 600 meter.

Pembangunan jalan lingkungan ini memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi akses utama penghubung antara Dusun Jurug dan Dusun Srikayangan.

Pada pelaksanaan pengerjaan jalan cor tersebut, Satgas TMMD tidak hanya mengandalkan tenaga manusia. Namun, mesin pengaduk material semen dan pasir telah dikerahkan mesin molen di lokasi. Molen ini digunakan untuk mempercepat proses pencampuran material dengan semen untuk memudahkan pengecoran.

Meski menggunakan mesin molen, personel Satgas bersama warga tetap kompak dan saling bahu-membahu mempercepat pengecoran.

Danramil Lendah, Kodim 0731/Kulon Progo, Kapten Czi Eko Yuliantono mengatakan jalur ini selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, maupun kebutuhan sehari-hari warga.

Sebelumnya, Dandim 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma selaku Dansatgas TMMD Reguler ke-128 di Kulon Progo mengatakan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya bicara soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana TNI memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.

“Sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan setiap program di lapangan,” kata Dansatgas Letkol Inf Dyan Niti Sukma.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberadaan jalan cor yang saat ini tahap pengerjaan akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah pedalaman.

Hal sama dengan pekerjaan fisik lainnya, seperti talud, rehab rumah, rehab masjid, pembuatan jamban dan lainnya. Jika pekerjaan ini sudah selesai, jelas akan berdampak positif kepada masyarakat.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Ibnu Kurniawan, warga RT 75 Jurug, yang ikut gotong royong menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam pembangunan jalan di Dusun mereka.

Ia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personel TNI yang tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Kehadiran mereka memberikan semangat bagi kami untuk ikut bergotong royong. Semoga jembatan ini segera selesai dan bisa kami manfaatkan untuk memperlancar aktivitas sehari-hari,” ujar Ibnu menutup pembicaraannya. (Islami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *