BERITA  

Macet sering terjadi di Jalur Cimareme–Batujajar, Titik Pertigaan Cangkorah–Leuwigajah Jadi Sorotan

blank
Macet sering terjadi di Jalur Cimareme–Batujajar, Titik Pertigaan Cangkorah–Leuwigajah Jadi Sorotan

Polsek batujajar- polres cimahi ,Kemacetan lalu lintas di jalur penghubung Cimareme–Batujajar dan sebaliknya, Batujajar–Cimareme, kian hari kian dikeluhkan masyarakat. Hampir setiap hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore, antrean kendaraan mengular panjang dan menyebabkan waktu tempuh meningkat drastis /14-02- 2026

Macet sering terjadi di Jalur Cimareme–Batujajar, Titik Pertigaan Cangkorah–Leuwigajah Jadi Sorotan
Berdasarkan hasil pemantauan tim liputan Newt TV di lapangan, titik kemacetan terparah terpantau berada di perapatan pertigaan arah Cangkorah–Leuwigajah. Di lokasi tersebut, arus kendaraan dari tiga arah bertemu tanpa pengaturan lalu lintas yang optimal, sehingga sering terjadi saling serobot antar pengguna jalanMinim Pengaturan, Hanya Mengandalkan “Pa Ogah”  Sabtu

Saat dilakukan observasi langsung di lapangan, tidak terlihat adanya petugas kepolisian yang berjaga untuk mengatur arus kendaraan. Yang tampak justru beberapa warga atau yang biasa disebut “pa ogah” yang secara swadaya membantu mengurai kepadatan lalu lintas.
Keberadaan “pa ogah” memang kerap membantu mengurangi simpul kemacetan secara sementara. Namun, tanpa kewenangan resmi dan koordinasi yang terstruktur, pengaturan lalu lintas menjadi kurang efektif dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Sejumlah pengguna jalan yang ditemui menyampaikan keluhan serupa. Mereka menilai kemacetan di titik tersebut sebenarnya dapat diminimalisir apabila ada kehadiran rutin petugas lalu lintas, terutama pada jam-jam padat aktivitas kerja dan sekolah.

Sorotan Masyarakat pada Kinerja Pengawasan
Masyarakat juga menyoroti belum terlihatnya pengaturan lalu lintas dari aparat setempat, meskipun wilayah tersebut berada tidak jauh dari Polsek Batujajar. Warga berharap adanya evaluasi dan penempatan personel secara berkala di titik rawan kemacetan tersebut.

Beberapa warga menilai, dengan meningkatnya volume kendaraan dari kawasan permukiman, industri, serta aktivitas pendidikan di sekitar Batujajar dan Cimareme, kebutuhan pengaturan lalu lintas sudah menjadi urgensi yang tidak bisa diabaikan.
Dampak Kemacetan: Waktu Tempuh dan Risiko Kecelakaan.

Kemacetan yang terjadi hampir setiap hari ini tidak hanya berdampak pada keterlambatan aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan potensi kecelakaan. Kondisi saling mendahului di area pertigaan, ditambah minimnya rambu dan pengawasan, memperbesar risiko insiden di jalan raya.

Selain itu, kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut turut memperparah kepadatan, terutama saat terjadi pertemuan arus kendaraan dari arah Leuwigajah dan Cangkorah secara bersamaan.
Harapan Warga: Solusi Konkret dan Berkelanjutan
Warga dan pengguna jalan berharap adanya langkah konkret dari pihak terkait, baik melalui:
Penempatan petugas lalu lintas secara rutin pada jam sibuk
Evaluasi rekayasa lalu lintas di titik pertigaan
Penambahan rambu dan marka jalan
Pertimbangan pemasangan lampu lalu lintas (traffic light)
Masyarakat menilai, solusi jangka pendek seperti kehadiran petugas di lapangan dapat menjadi langkah awal untuk mengurai kemacetan yang sudah berlangsung cukup lama. Sementara itu, solusi jangka panjang diperlukan agar arus kendaraan di jalur strategis Cimareme–Batujajar dapat kembali lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.
Newt TV akan terus memantau perkembangan situasi dan menunggu tanggapan resmi dari pihak kepolisian dan dinas perhubungan kabupaten bandung barat terkait keluhan masyarakat ini. ( Team news tv jabar .)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *