BERITA  

Pembunuhan Sadis Di Panyabungan Barat Jangan Ada yang Dilindungi:APH Harus Bongkar Sampai Akar

Pembunuhan Sadis Di Panyabungan Barat Jangan Ada yang Dilindungi:APH Harus Bongkar Sampai Akar | Newstv Indonesia
Pembunuhan Sadis Di Panyabungan Barat Jangan Ada yang Dilindungi:APH Harus Bongkar Sampai Akar | Newstv Indonesia

 

Madina Sumut

Bendahara Satma AMPI Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Saleh, menyampaikan kecaman keras atas peristiwa pembunuhan sadis yang menimpa saudara Fardiansyah Sitompul (36), warga Panyabungan Tonga, yang terjadi pada Rabu dinihari (8/4/2026) di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat.

Peristiwa ini sangat mencederai rasa keadilan masyarakat. Dari informasi yang berkembang, korban diduga kuat diculik secara paksa oleh lebih dari satu orang dari tempat usahanya pada dini hari. Fakta bahwa korban meninggalkan sepeda motor dan sandal menjadi indikasi kuat adanya unsur kekerasan dan perencanaan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, korban diketahui tidak memiliki konflik atau musuh. Ini menimbulkan pertanyaan besar: siapa dalang di balik aksi keji ini?
Muhammad Saleh menegaskan:
•Ini bukan kejahatan biasa, tetapi dugaan pembunuhan berencana yang terorganisir.

•Aparat Penegak Hukum (APH) tidak boleh lambat, tidak boleh ragu, dan tidak boleh tebang pilih.

•Segera tangkap seluruh pelaku, termasuk otak intelektualnya.

Jika ada pihak yang mencoba melindungi pelaku, itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap hukum dan rakyat.

Kami juga menyoroti aspek kemanusiaan. Korban meninggalkan dua anak yang masih kecil. Ini adalah luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Mandailing Natal.

Pernyataan tegas: “Jangan sampai kasus ini tenggelam seperti banyak kasus lainnya. Jika dalam waktu dekat tidak ada perkembangan signifikan, kami dari Satma AMPI Madina akan turun langsung mengawal proses ini dan mendorong pengusutan hingga ke tingkat yang lebih tinggi.”

Kami menuntut transparansi penuh dari pihak kepolisian agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.
“Hukum tidak boleh kalah. Jika pelaku tidak segera ditangkap, kepercayaan masyarakat terhadap APH akan runtuh.”

Ismed Harahap

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *