Polwan Polres Lhokseumawe Gelar Trauma Healing dan Salurkan Bantuan untuk Anak PAUD Pascabanjir

Polwan Polres Lhokseumawe Gelar Trauma Healing dan Salurkan Bantuan untuk Anak PAUD Pascabanjir | NEWS TV Indonesia
Polwan Polres Lhokseumawe Gelar Trauma Healing dan Salurkan Bantuan untuk Anak PAUD Pascabanjir | NEWS TV Indonesia

Polwan Polres Lhokseumawe Gelar Trauma Healing dan Salurkan Bantuan untuk Anak PAUD Pascabanjir

Aceh Utara – Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polres Lhokseumawe menggelar kegiatan trauma healing sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada anak-anak PAUD KB Sayang Bunda di Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik. Dalam suasana penuh keceriaan, anak-anak diajak bermain, bernyanyi, serta belajar bersama guna membantu memulihkan kondisi psikologis mereka pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.

Polwan Polres Lhokseumawe Gelar Trauma Healing dan Salurkan Bantuan untuk Anak PAUD Pascabanjir | NEWS TV Indonesia
Polwan Polres Lhokseumawe Gelar Trauma Healing dan Salurkan Bantuan untuk Anak PAUD Pascabanjir

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Polwan Peduli Kemanusiaan yang difokuskan pada pendampingan anak-anak korban bencana.

“Melalui kegiatan trauma healing ini, kami ingin membantu anak-anak kembali merasa aman, ceria, dan bersemangat setelah mengalami peristiwa bencana,” ujar Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, Kamis (8/1/2026).

Polwan Polres Lhokseumawe

Selain pendampingan psikologis, Polwan Polres Lhokseumawe juga menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar, di antaranya beras, makanan instan, pampers bayi, selimut, makanan kaleng, perlengkapan kebersihan, serta mainan edukatif untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kemanusiaan.

“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai sahabat anak dan mitra sosial,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *