PROYEK JALAN MASUK KETERMINAL KERETA API MELANGGAR S.O.P

PROYEK JALAN MASUK KETERMINAL KERETA API MELANGGAR S.O.P | NEWS TV
PROYEK JALAN MASUK KETERMINAL KERETA API MELANGGAR S.O.P | NEWS TV

Newstv Sulsel – Usai mendapat laporan tentang keluhan dari beberapa warga dan pengendara Poros Makassar Pangkep didepan perumnas Tomalia  terkait truk pengangkut timbunan, ketua DPW MIO dan Redaktur Newstv Sulsel turun langsung mendengar keluhan masyarakat pada Jumat Sore (20/01/2023).

PROYEK JALAN MASUK KETERMINAL KERETA API MELANGGAR S.O.P | NEWS TV

Berdasarkan informasi yang diperoleh, aktivitas truk pengangkut timbunan proyek pembangunan jalan masuk KETERMINAL Rel Kereta Api kerap membuat warga resah karena membuat jalanan berdebu serta membuat pengendara lain merasa terganggu. Pasalnya, Mobil truk yang mengangkut bahan timbunan proyek kereta api agar warga meminta mengatur jarak truk saat melintas di pemukiman warga dan memperhatikan truk yang mengangkut bahan timbunan yang menurut warga membuat polusi debu yang sangat mengganggu warga. Warga juga mengimbau agar truk yang kerap ugal-ugalan dan membahayakan pengguna jalan bisa ditindak.

PROYEK JALAN MASUK KETERMINAL KERETA API MELANGGAR S.O.P | NEWS TV

Menanggapi keluhan warga tersebut, Redaktur Newstv Sulsel sekaligus redaktur Newstv H.andi Syafri Karaeng Djarung meminta kepada bupati dan Kapolres Maros dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maros serta beberapa perwakilan warga mulai mengkroscek apa saja yang perlu dibenahi.

PROYEK JALAN MASUK KETERMINAL KERETA API MELANGGAR S.O.P | NEWS TV

Ketua DPW MIO SULSEL mengatakan bawah harus dilakukan evaluasi bersama warga terkait masalah yang sedang dialami para pengendara dan warga Tomalia pelanggaran S.O.P Krn TDK ada papan proyek yg dipasang sesuai prosedur Proyek paling parahnya lagi setelah ketua DPW MIO SULSEL minta dipasang papan salah seorang penjaga disitu mengaku anggota LSM jadi ketua DPW MIO SULSEL mengatakan kalau kamu anggota LSM berakti tahu prosedur Proyek dong tegasnya.

Mengenai tumpahan tanah yang banyak berjatuhan di sepanjang poros jalan, truk pengemudi dilarang membawah timbunan yang membumbung. Dengan bertanggung jawab kepada Dinas Perhubungan dengan melakukan penyiraman empat kali dalam sehari dibantu oleh Damkar Maros.

Selain itu, hal yang paling meresahkan warga adalah jam operasional truk yang seharusnya dimulai pukul 07.00-18.00 wita, tetapi banyak truk yang sudah mulai lalu lalang sejak pukul 07.00 Wita. Aktivitas truk ini cukup menyalakan kemacetan dan mengganggu anak sekolah dan perlu ditindaklanjuti.

Jika terjadi lagi hal serupa, maka pihak Dishub Maros akan memberikan sanksi dan memberikan sosialisasi kepada pengemudi truk. Buktinya, sebelumnya sudah ada 100 truk sopir telah diberikan sosialisasi untuk tidak beroperasi sebelum pukul 16.34 Wita.

Sementara itu, Kapolres Maros meyakinkan warga terkait penegakan hukum. Sebagai tugas pokok Polres, pendukung akan terus berusaha menegakkan Keamanan dan mengamankan masyarakat jika ada hal yang melanggar SOP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *