Puasa Ramadhan di Kulon Progo Ternoda Kasus Perselingkuhan Seorang Pegawai Koperasi dan Nasabahnya

blank
Puasa Ramadhan di Kulon Progo Ternoda Kasus Perselingkuhan Seorang Pegawai Koperasi dan Nasabahnya

Newstv.id, Kulon Progo – Kasus perselingkuhan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali hebohkan jagat dunia maya. Kisah perselingkuhan ini viral di media sosial dan daerah kejadian di Kabupaten Kulon Progo, DIY. Yang mengejutkan netizen karena kasus ini menodai bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dan mencoreng institusi koperasi sekaligus ikatan suci pernikahan.

Bagaimana tidak, perselingkuhan terjadi saat bukan Ramadhan, dimana umat Islam sedang memperbanyak ibadah untuk menambah pahala. Tapi satu sisi, sepasang kekasih yang bukan muhrim justru tega menodai bukan suci tersebut.

Seorang tokoh masyarakat Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, Ustadz Wawan Setiawan mengaku kaget membaca kasus ini di media sosial dan damai dibincang masyarakat sekitar.

“Jadi tidak hanya netizen yang ramai membincangkan di medsos. Tapi di lingkungan sini juga ramai dan heboh karena kejadian ini bukan puasa, terduga pelakunya juga pegawai salah satu bank dan si wanitanya punya suami sah ini yang bikin geleng kepala,” ujar Ustadz Wawan, Kamis (26/2/2026).

Disebutkan oleh Ustadz satu ini, bahwa perselingkuhan ini dibongkar langsung oleh suami si wanita tersebut. Awalnya, pada Sabtu 21 Februari 2026 lalu suami si wanita ini mendapati istrinya sendiri bermain serong bersama lelaki lain di sebuah kamar hotel.

Menurut suami si wanita tersebut kata Ustadz Wawan, sang istri merupakan pegawai di salah satu unit perbankan perkreditan cabang Kokap. Dan, istrinya ini telah berselingkuh dengan nasabah bank tempat sang istri bekerja.

“Saat digerebek suaminya mengantongi bukti kuat berupa rekaman video saat istrinya dan nasabah tersebut sedang berduaan di hotel. Dari itu keduanya tak bisa lagi mengelak atas perbuatannya itu,” jelas Ustadz Wawan yang lagi-lagi mengaku heran bulan puasa telah dinodai dengan perselingkuhan.

Tentu saja lanjut Ustadz, kejadian ini memukul psikologis berat sang suami, terlebih karena perbuatan maksiat dilakukan istrinya tepat di bulan suci Ramadhan.

Sementara itu, pihak bank tempat sang wanita ini bekerja belum bisa dikonfirmasi. Namun, salah satu pegawai di bank tersebut mengatakan bahwa kasus yang melimpah karyawati kedapatan sang suami selingkuh tidak ada kaitannya dengan bank. Karena kasus tersebut hanya masalah individu dan pribadi bersangkutan. (Hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *