Padangsidimpuan, NEWSTV.ID — Masyarakat Kapling Matahari, Lingkungan I, Kelurahan Tanobato, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, menggelar musyawarah warga pada Senin (23/06/2025) untuk menindaklanjuti rencana pembangunan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) oleh PDAM Tirtanadi di wilayah tersebut.
Musyawarah ini merupakan respon cepat atas kunjungan Lurah Tanobato, Tahtim Siregar, MA., bersama pihak PDAM Tirtanadi dan Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kota Padangsidimpuan, H. Hasbin Sitompul, S.Sos., ke titik rencana pembangunan SPAM di Kapling Matahari pada Minggu 22 Juni 2025 sehari sebelumnya.
Acara musyawarah yang dilangsungkan di kediaman salah satu tokoh masyarakat ini dihadiri oleh Kepala Lingkungan I Kelurahan Tanobato, Edi Saputra Dalimunthe (mewakili Lurah Tanobato), serta para tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan warga Kapling Matahari yang hadir dengan penuh semangat dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, yaitu air bersih.
Dalam sambutannya, tokoh masyarakat H. Sapril Siregar menyampaikan bahwa proyek pembangunan jaringan SPAM ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan wujud pemenuhan hak dasar warga.
“Air bersih adalah kebutuhan paling mendasar. Ini bukan proyek pribadi, bukan untuk satu dua orang, tapi untuk seluruh warga. Ini soal martabat dan kesehatan masyarakat. Kalau kita kompak dan jujur dalam niat, Insya Allah program ini berhasil,” ujarnya penuh semangat.
Lebih lanjut, Sapril mengajak masyarakat untuk menyatukan komitmen dalam mendukung penuh program ini tanpa menebar prasangka.
“Mari kita jauhkan prasangka dan politik praktis. Kalau ada yang belum paham, mari kita duduk bersama. Ini bukan soal siapa yang memimpin, tapi bagaimana kita mewariskan sesuatu yang bermanfaat untuk anak cucu kita,” tambahnya.
Sementara itu, Ali Basyah Simatupang, tokoh masyarakat lainnya yang juga menjadi inisiator komunikasi warga dengan pihak pemerintah dan legislatif, menekankan bahwa kemitraan aktif antara masyarakat dan pemerintah kelurahan adalah kunci utama keberhasilan program SPAM ini.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah, khususnya Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., Pak Lurah dan Kepala Lingkungan, serta Hasbin Sitompul dari legislatif yang telah tanggap atas persoalan air bersih ini. Tapi semua akan sia-sia kalau kita sebagai warga tidak ikut terlibat secara aktif,” ucap Ali Basyah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan keterbukaan dalam setiap tahapan program.
“Kalau nanti ada pembagian pipa, atau penggalian jalur, mari kita lakukan secara musyawarah dan adil. Kita butuh kepercayaan, bukan kecurigaan. Yang penting semua warga merasakan manfaat,” tegasnya.
Mewakili Lurah Tanobato, Kepala Lingkungan I, Edi Saputra Dalimunthe, menyampaikan arahan resmi dari Lurah agar proposal pengajuan pembangunan segera dilengkapi. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan pipa diperkirakan mencapai ±1.500 meter dan meminta masyarakat untuk bersikap bijak apabila terjadi penyesuaian di lapangan.
“Pak Lurah titip salam kepada kita semua. Beliau menekankan agar pemberkasan dan proposal segera dirampungkan. Kebutuhan pipa sekitar 1.500 meter. Tapi kalau anggaran belum maksimal, jangan dijadikan polemik. Kita jalan dulu sesuai kemampuan, yang penting manfaat bisa dirasakan,” jelas Edi.
Selain itu, ia menginformasikan bahwa Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., dijadwalkan akan mengunjungi Kapling Matahari dalam waktu dekat untuk memastikan kesiapan warga dan lokasi pembangunan jaringan SPAM tersebut.
Musyawarah berjalan lancar dan produktif. Warga tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab, menyampaikan masukan, dan menawarkan partisipasi secara sukarela. Kesepakatan bersama pun tercapai, yaitu seluruh elemen masyarakat sepakat untuk mendukung penuh dan mengawal proses pembangunan jaringan SPAM agar berjalan sesuai harapan.
Dengan semangat kolaboratif antara masyarakat, pemerintah kelurahan, DPRD, dan PDAM Tirtanadi, rencana pembangunan jaringan SPAM di Kapling Matahari diharapkan segera terealisasi. Program ini menjadi harapan besar bagi masyarakat dalam mewujudkan akses air bersih yang layak, adil, dan berkelanjutan.
Jurnalis: Andi Hakim Nasution













