
Newstv.id – TOLITOLI,Sulteng – Paradigma teranyar Korps Bhayangkara khususnya dalam penerimaan Polri jalur Akademi Polisi (Akpol), Bintara dan Tamtama tahun 2023, dipastikan lebih transparan, mudah dan tanpa dipungut biaya alias gratis, bahkan No pungutan liar.
Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan Raja Dewa SIK didampingi Kabag SDM Polres Tolitoli AKP Haspudin Abd Azis menjelaskan, selama ini kesan dan anggapan masyarakat umumnya dalam setiap momen penerimaan Polri, kerap diwarnai dengan persoalan “bayar membayar”.
“Itu tidaklah benar, kami di Polres Tolitoli terus berupaya menyampaikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa penerimaan Polri di Indonesia tidak dipungut biaya, alias gratis,” ungkap Kabag SDM

Lanjut AKP Haspudin, penerimaan Polri 2023 untuk gelombang II berlangsung sejak 4 April hingga 14 April. Pengumumannya disampaikan secara terbuka dan transparan, dengan memanfaatkan perangkat teknologi, media sosial, spanduk dan baliho serta perangkat lainnya, termasuk media massa.
“Kami juga meminta kerja sama media massa untuk ikut membantu Polri, mengawasi kami dalam proses penerimaan Polri tahun 2023. Jika pers dan masyarakat mengetahui ada oknum petugas bermain, atau mencoba menyalahi aturan segera laporkan kepada kami,” tegasnya.
Untuk diketahui, seleksi calon anggota Polri terdiri dari Bintara Polisi atau Brigadir, Bintara Khusus Penyidik Pembantu, Tamtama, dan Akademi Polisi (Akpol). Adapun persyaratan umum di antaranya,
Warga Negara Indonesia (WNI) (pria atau wanita), Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia (UUD RI) Tahun 1945; Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan).
Berumur paling rendah 18 tahun pada saat diangkat menjadi anggota Polri. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Sedangkan persyaratan khusus seperti, bukan anggota/mantan Polri, TNI, dan PNS, atau pemah mengikuti pendidikan Polri/TNI. Berijazah serendah-rendahnya SMK/MA jurusan IPA/IPS. Sedangkan postur tubuh, tinggi badan bagi pria 165 cm, dan wanita 163 cm.
Kabag SDM Polres Tolitoli AKP Haspudin Abd Azis menambahkan, untuk tahun ini jumlah pendaftar yang tercatat hingga Kamis (13/4/2023) sebanyak 81 pendaftar untuk Bintara, 4 pendaftar untuk Tamtama dan 6 pedaftar untuk Akpol, yang saat ini sudah terverifikasi.

Muhammad Syauqy M.H. Yahya Salah satu Pendaftar Akpol dari kecamatan Baolan menuturkan “Alhamdulillah berkasku sudah terverifikasi, sangat mudah mengurusnya dan tidak ada kendala, Mudah – mudahan ini langkah awal yang baik insyaAllah bisa mudah terus sampai lulus nanti dan bisa mewakili Putra Tolitoli di Akademi Kepolisian. Tutupnya.”













