
Bengkulu, NewsTV.id – Berbagai hidangan lokal, yang terbuat dari bahan non-beras dan non-terigu, telah disajikan oleh ibu-ibu Dharmawati, organisasi perempuan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pelajar dalam acara lomba cipta kreasi Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2023 di Hotel Raffles City Bengkulu pada Kamis.
Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Bengkulu, Derta Rohidin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya kampanye dan sosialisasi untuk menggali potensi pangan lokal unggulan daerah dan memasyarakatkan pangan lokal yang tidak berasal dari beras dan terigu.
“Beragam bahan pangan lokal, seperti ubi, terong, jagung, dan lainnya, dapat diolah menjadi hidangan yang sehat, lezat, dan bernutrisi,” ungkap Derta.
Selain itu, olahan bahan pangan lokal ini juga bertujuan untuk mendukung perkembangan UMKM lokal dan menciptakan variasi dalam menu hidangan lokal yang beragam. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan hidangan lokal kepada anak-anak milenial.
“Kami berharap bahwa produk pangan lokal akan terus berkembang di masa depan. Oleh karena itu, pada berbagai kesempatan, hidangan lokal selalu kami sajikan,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Rohidin Mersyah memberikan apresiasi terhadap hidangan lokal yang telah disajikan. Menurutnya, hidangan ini sangat sehat dan kaya nutrisi dibandingkan dengan makanan cepat saji (junk food) yang saat ini sedang populer.
“Olahan ubi, pisang, dan kacang memiliki nilai gizi yang lebih baik daripada makanan cepat saji,” jelasnya.
Ketika memandang ke depan, Gubernur Rohidin Mersyah menyatakan bahwa perlu upaya pemasaran yang lebih menarik untuk membuat hidangan lokal ini lebih populer, seperti mendirikan kafe khusus dengan menu makanan lokal. Hal ini akan membuat makanan lokal lebih dikenal di kalangan generasi milenial.
“Mungkin, perlu dibangun kafe khusus yang menawarkan hidangan makanan lokal sehingga makanan ini tetap dikenal di kalangan milenial,” tutup gubernur.[izwandi]
Artikel Derta Rohidin: Olahan Lokal Lebih Sehat, Lezat, dan Nutritif pertama kali tampil pada News TV.












