BERITA  

Selama 2023, Ombudsman Kaltim Terima 422

Selama 2023, Ombudsman Kaltim Terima 422 | NEWS TV Indonesia
Selama 2023, Ombudsman Kaltim Terima 422 | NEWS TV Indonesia

Samarinda, NEWSTV.ID – Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Kaltim menerima sebanyak 422 akses pengaduan masyarakat per tanggal 6 Desember 2023. Hal itu disampaikan saat jumpa pers di Fugo Hotel Samarinda, Senin (11/12/2023).

Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kaltim Hadi Rahman menjelaskan, dari 422 akses pengaduan itu terdiri dari 126 laporan masyarakat, 171 Konsultasi non laporan, 112 melalui tembusan dan 13 lainnya merupakan respon cepat ombudsman. “Jadi di tahun 2023 ini banyak laporan masuk melalui surat dan jalur Whatsapp dengan masing-masing berjumlah 124 dan 99 laporan dari warga,” ucapnya.

Hadi menyampaikan, jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu yang hanya 380 laporan. Menurutnya, peningkatan laporan dapat diartikan sebagai respons masyarakat yang semakin kritis terhadap pelayanan publik.

Harapan atau ekspektasi yang tinggi dari masyarakat, peningkatan kesadaran mengenai peran Ombudsman, serta adanya ketidaksesuaian dalam pelayanan menjadi faktor utama yang memicu peningkatan jumlah laporan.

Dari 422 yang diadukan, ada 83 laporan diproses oleh Ombudsman Kaltim, 70 di antaranya telah berhasil diselesaikan hingga tahun 2023. Kasus-kasus yang diatasi mencakup berbagai permasalahan, termasuk sorotan nasional terhadap administrasi pertanahan. “Upaya penyelesaian dilakukan melalui kajian, upaya pencegahan, dan koordinasi dengan instansi terkait,” kata Hadi.

Hadi melanjutkan, laporan-laporan tersebut melibatkan berbagai isu, terutama terkait kepegawaian. “Banyak laporan terkait kenaikan jabatan dan dugaan penyimpangan prosedur, khususnya terkait dengan gaji dan honor tenaga pendidikan di sekolah-sekolah. Ombudsman Kaltim telah melakukan evaluasi dan tindakan korektif terhadap oknum-oknum yang terlibat,”lanjutnya.
Selain itu, dirinya juga menyoroti adanya laporan terkait kepemimpinan dan administrasi di Samarinda. Dampaknya tidak hanya terasa di tingkat pemerintahan kota tetapi juga pada tingkat provinsi dan kabupaten. Meskipun terdapat kekhawatiran bahwa jumlah laporan yang tinggi bisa disebabkan oleh ketidakpuasan masyarakat.

Hadi menegaskan bahwa hal tersebut sebenarnya mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat. Dalam upaya mendekatkan diri dengan masyarakat, Ombudsman Kaltim berencana membuka gerai atau posko di pusat-pusat layanan publik seperti kantor Samsat dan pasar. Ombudsman juga akan meningkatkan kehadirannya di tempat-tempat tersebut untuk konsultasi dan sosialisasi.

“Ombudsman Kaltim berkomitmen untuk aktif terlibat dalam menangani isu-isu publik dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyampaian laporan. Hasil penanganan kasus-kasus tersebut juga akan diekspos di tingkat nasional pada tanggal 14 bulan ini,” tandasnya. (Adit)
Editor: M Khaidir

The post Selama 2023, Ombudsman Kaltim Terima 422 appeared first on NEWSTV – Media Terdepan dan Terpercaya, Untuk Indonesia.