Mamuju, 1 Desember 2024 – Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (HMJ-T.PWK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar menunjukkan dedikasinya terhadap pemberdayaan generasi muda dengan menyalurkan bantuan kepada Muhammad Alfiqri, seorang siswa sekolah dasar asal Tapalang, Mamuju. Alfiqri terpaksa menghentikan pendidikannya akibat keterbatasan ekonomi yang dialami keluarganya serta tekanan psikologis akibat perundungan yang ia hadapi di lingkungan sekolah.
Bantuan ini merupakan hasil nyata dari program Open Donasi yang diinisiasi oleh HMJ-T.PWK. Program ini dirancang untuk menggalang dukungan masyarakat luas dalam membantu siswa-siswa yang mengalami kesulitan mengakses pendidikan. Bantuan yang diberikan meliputi perlengkapan sekolah, seperti seragam, buku, alat tulis, serta kebutuhan pokok (sembako) untuk membantu meringankan beban keluarga Alfiqri. Lebih jauh lagi, pendampingan psikologis sedang direncanakan guna membantu Alfiqri memulihkan kepercayaan dirinya dan mengatasi trauma akibat pengalaman perundungan.
Ketua Divisi Advokasi dan Hubungan Masyarakat HMJ-T.PWK, Aksan Iskandar, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak yang berkontribusi dalam program ini. “Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah menunjukkan kepedulian mereka melalui program Open Donasi ini. Apa yang kita lakukan hari ini bukan sekadar memberi bantuan materi, tetapi juga memberikan harapan dan peluang baru bagi Muhammad Alfiqri untuk melanjutkan pendidikannya dan meraih cita-cita besarnya. Kami percaya bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, tanpa terkecuali,” tegas Aksan.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, penyerahan donasi ini mencerminkan komitmen HMJ-T.PWK UIN Alauddin Makassar dalam menjalankan peran sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat. Sebagai bagian dari lembaga pendidikan tinggi, HMJ-T.PWK berusaha untuk tidak hanya menjadi pusat keilmuan, tetapi juga agen perubahan sosial yang proaktif dalam menghadapi tantangan yang dihadapi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan anak.
Muhammad Alfiqri, dalam keterbatasannya, menjadi simbol dari banyak anak-anak di Indonesia yang menghadapi hambatan dalam mengakses pendidikan akibat kendala ekonomi dan sosial. Langkah yang diambil oleh HMJ-T.PWK diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus memperjuangkan pendidikan sebagai prioritas utama. Pendidikan tidak hanya membentuk individu, tetapi juga menjadi fondasi bagi kemajuan suatu bangsa.
Melalui program ini, HMJ-T.PWK berharap agar Alfiqri dapat kembali bersekolah dengan semangat baru, mengatasi hambatan-hambatan yang sebelumnya menghalangi langkahnya. Harapan ini tidak hanya terletak pada Alfiqri, tetapi juga pada masyarakat luas untuk terus mendukung dan mendorong inisiatif-inisiatif serupa yang berorientasi pada masa depan generasi muda.
Dengan adanya dukungan yang diberikan, Muhammad Alfiqri kini memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan pendidikannya yang sempat terhenti. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan besar, tidak hanya bagi Alfiqri, tetapi juga bagi masyarakat luas dalam memahami pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap pendidikan. HMJ-T.PWK UIN Alauddin Makassar berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program kemanusiaan yang berdampak nyata dan berkelanjutan, memberikan harapan dan kesempatan bagi mereka yang membutuhkan.
(Andi Mawang Batara Soli)











