PASANGKAYU, NEWSTV.ID – PT Saprotan Utama Nusantara bergerak di bidang agribisnis, dan juga memproduksi pupuk tanaman sawit, kini melebarkan sayap di wilayah Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (27/12/2022).
Adapun produksi pupuk PT Saprotan Utama Nusantara diantaranya NPK, Phosgro, dan Fertiphos yang dapat meningkatkan Efektivitas terhadap pertumbuhan pembibitan kelapa sawit dengan menggunakan pupuk NPK.
Kepala Regional Manager Sulawesi, Mursalim mengatakan, produk PT Saprotan Utama Nusantara untuk di wilayah Kabupaten Pasangkayu sudah kami perkenalkan sekitar 2 hingga 3 tahun, dan penjualan produk semakin melejit (meningkat).
“Untuk produk pupuk tanaman kelapa sawit di Pasangkayu ini sudah sangat meningkat, dan itu atas dukungan Disributor kami yaitu Balqis Jaya Mandiri, PT Hijau Bumi Indonesia, serta Cahaya Demak Martajaya,” tuturnya.

Kami melakukan Sosialisasi ini tujuannya agar memberikan kecukupan kuota pupuk bagi para petani kelapa sawit.
“Adapun produk kami, seperti NPK khusus sawit pembibitan, NPK sawit tanaman belum menghasilkan dan NPK sawit 4 tahun keatas yang sudah memproduksi. Jadi PT Saprotan Utama Nusantara tetap akan mencukupi kebutuhan pupuk para petani sawit,” terang Mursalim.
Mursalim juga menambahkan, ditiap Kecamatan untuk produk pupuk Phosgro, NPK dan Fertiphos sudah ada, dan itu banyak digemari oleh para petani sawit, mereka sudah merasakan pemupukan yang berkwalitas.
“Sebab mereka percaya bahwa produk pupuk Phosgro dan NPK dapat menumbuhkan pemupukan dan meningkatkan efektivitas terhadap tanaman kelapa sawit,” ujarnya.
Salah satu pengecer, Sunar mengungkapkan, syukur Alhamdulillah atas kehadiran PT Saprotan Utama Nusantara di Kabupaten Pasangkayu dapat memberikan pencerahan kepada para petani sawit, dimana produk pupuk Fertiphos dapat meningkatkan suhu pH tanah yang rendah.
“Petani yang saya ajak hadir di kegiatan ini tetap konsisten memakai pupuk Fertiphos, karena dia melihat sendiri dari hasil tanamannya, dan Fertiphos salah satu produk lengkap karena mengandung 6 unsur hara, diantaranya meningkatkan suhu pH tanah rendah,” ucapnya.













