Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 75 Calon Siswa Sekolah Rakyat Padangsidimpuan: Wujud Nyata Komitmen Menuju Generasi Emas 2045

Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 75 Calon Siswa Sekolah Rakyat Padangsidimpuan: Wujud Nyata Komitmen Menuju Generasi Emas 2045 | NEWS TV Indonesia
Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 75 Calon Siswa Sekolah Rakyat Padangsidimpuan: Wujud Nyata Komitmen Menuju Generasi Emas 2045 | NEWS TV Indonesia

Padangsidimpuan, NEWSTV.ID – Sebanyak 75 calon siswa dan siswi Sekolah Rakyat (SR) Padangsidimpuan mengikuti kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang digelar di Puskesmas Padang Matinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, pada Senin, (14/07/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Kita Pastikan Anak dan Remaja Tumbuh Sehat dan Terhindar dari Berbagai Masalah Kesehatan.”

PKG ini menjadi langkah awal yang sangat penting bagi SR Padangsidimpuan dalam memastikan setiap anak yang akan mengenyam pendidikan mendapat layanan kesehatan yang prima. Program ini disambut baik oleh berbagai pihak dan dilaksanakan secara terpadu oleh lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah daerah, dinas sosial, kesehatan, hingga pelaksana program kesejahteraan sosial.

Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., melalui Kepala Dinas Sosial, Zufri Nasution, S.Pd., yang hadir dan membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan bahwa pelaksanaan PKG ini merupakan amanat dari pemerintah pusat, sebagai bagian dari upaya menyeluruh dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini. Ia menegaskan bahwa setiap calon siswa SR wajib mengikuti pemeriksaan ini sebagai syarat awal penerimaan.

“Ini adalah bentuk kepedulian negara terhadap generasi masa depan. Kesehatan anak adalah fondasi utama untuk tumbuh kembang yang optimal. Program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya membentuk generasi sehat dan tangguh,” ujar Zufri dalam sambutannya.

Tak hanya itu, Zufri juga menambahkan bahwa pada Selasa, 15 Juli 2025, akan digelar tes kebugaran lanjutan. Namun, ia memastikan bahwa calon siswa yang memiliki riwayat penyakit tetap akan diterima masuk SR. “Sesuai instruksi Presiden, tidak ada diskriminasi. Anak-anak yang kurang sehat akan dipantau secara berkelanjutan oleh tenaga medis untuk mendukung pemulihan kesehatannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Padangsidimpuan, Zulhafni Marizah Hasibuan, S.Pd., menyampaikan komitmen lembaganya dalam menjamin kesehatan siswa sebagai prasyarat pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, pendidikan eksklusif harus diawali dari kondisi kesehatan yang baik agar proses belajar-mengajar dapat berjalan maksimal.

“Melalui PKG ini, kami memastikan seluruh calon siswa SR mendapatkan hak atas layanan kesehatan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi cerdas, sehat, dan berdaya saing. Target kami adalah turut melahirkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045,” ucap Zulhafni.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat struktural di lingkungan Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, di antaranya Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Eva Julianti Hasibuan, S.Sos., Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Ginda Daulay, S.E., serta Kabid Rehabilitasi Sosial, Aslan Hatimbulan Nasution. Kehadiran mereka menjadi bukti konkret adanya sinergi antarbidang dalam mendukung program sosial berbasis pendidikan dan kesehatan.

Kepala Puskesmas Padang Matinggi, Palar Hamonangan, S.Keb., yang menjadi tuan rumah pelaksanaan PKG menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan protokol medis. Seluruh calon siswa mengikuti berbagai tahapan pemeriksaan kesehatan dasar secara menyeluruh.

“Kami pastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata dan telinga, serta pengecekan riwayat penyakit. Semua anak mengikuti proses ini dengan antusias dan disiplin,” jelas Palar.

Di sisi lain, Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Padangsidimpuan, Rudymansyah Ritonga, yang turut mengawal jalannya kegiatan menyampaikan bahwa ke-75 calon siswa SR berasal dari berbagai wilayah, termasuk Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kabupaten Padang Lawas (Palas), dan sebagian dari Kabupaten Tapanuli Selatan. Menurutnya, kegiatan PKG ini menunjukkan bahwa semangat belajar anak-anak dari keluarga pra-sejahtera sangat tinggi.

“Kami mencatat kehadiran 100% peserta. Mereka datang didampingi orang tua dan pendamping sosial. Ini adalah bukti bahwa pendidikan inklusif benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tutur Rudymansyah.

Turut serta dalam kegiatan ini para calon guru Sekolah Rakyat, pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta para tokoh masyarakat yang memberi dukungan penuh atas pelaksanaan program ini. Suasana penuh semangat dan harapan menyelimuti seluruh proses kegiatan dari awal hingga akhir.

Program Sekolah Rakyat Padangsidimpuan merupakan bagian dari inovasi pendidikan berbasis inklusi dan penguatan sosial, yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Konsep ini bertujuan memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan pendekatan humanis dan komprehensif.

Dengan terlaksananya PKG ini, Pemerintah Kota Padangsidimpuan berharap dapat menjaring potensi terbaik dari kalangan akar rumput, sekaligus memastikan bahwa setiap anak mendapatkan hak yang sama untuk tumbuh sehat dan memperoleh pendidikan berkualitas. Ini merupakan fondasi awal yang penting dalam mewujudkan mimpi besar Indonesia: mencetak generasi emas 2045.

Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., tampil sebagai figur sentral dalam mendorong pelaksanaan program ini. Ia memperlihatkan komitmen nyata dalam menjawab tantangan zaman, dengan menempatkan kesehatan dan pendidikan anak-anak sebagai prioritas utama pembangunan sosial di Kota Padangsidimpuan.

Jurnalis: Andi Hakim Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *