News  

Tanpa Papan Informasi, Proyek di Kantor BPP Muntilan Diduga Tak Transparan

Tanpa Papan Informasi, Proyek di Kantor BPP Muntilan Diduga Tak Transparan | NEWS TV Indonesia
Tanpa Papan Informasi, Proyek di Kantor BPP Muntilan Diduga Tak Transparan | NEWS TV Indonesia

Newstv.id, Muntilan – Proyek pemasangan pagar Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Muntilan, Kabupaten Magelang, kini jadi bahan perbincangan banyak pihak. Pasalnya, proyek yang berada di Jalan Candi Ngawen, Desa Ngawen itu sejak awal pekerjaan sampai selesai tidak terdapat papan informasi proyek.

 

Dalam perbincangan banyak orang tersebut, diceritakan bahwa publik berhak mengetahui jenis pekerjaan di Kantor BPP Muntilan ini. Termasuk nilai anggaran, sumber anggaran dan pihak yang mengerjakan proyek.

 

Sayangnya, keingintahuan masyarakat tentang hal tersebut terpaksa dipendam. Pasalnya, sejak awal dilakukan pekerjaan sanoai sekarang (pekerjaan selesai) tidak terpasang papan proyek yang menyampaikan mengenai jenis pekerjaan, besaran dan sumber anggaran, termasuk pihak kontraktor.

 

Menurut Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik Jateng-DIY, H. Muhammad Abdul Mujiz menyayangkan sebuah pekerjaan di Kantor BPP Muntilan yang dikerjakan tidak transparan baik soal aplikasi anggaran, jenis proyeknya sampai pelaksana proyeknya publik tidak mengetahui.

 

“Sejak awal dikerjakan waktu itu ada eksavator menggali tanah sekitar Kantor BPP ini sampai selesai pekerjaan pemasangan pagar beton keliling, kita tidak menemukan papan informasi proyek. Ini bukti bahwa pelaksanaannya tidak transparan,” kata Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik ini.

 

Dijelaskan oleh Muhammad Abdul Mujiz, bahwa Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) serta Perpres Nomor 54 tahun 2010 dan Nomor 70 tahun 2012 dimana telah mengatur setiap pembangunan fisik yang menggunakan anggaran dari pemerintah wajib untuk memasang papan nama proyek.

 

Jika terdapat proyek tanpa ada papan nama proyek, lanjut Muhammad Abdul Mujiz patut dicurigai proyek tersebut terindikasi akal-akalan dan tidak transparan. Bahkan sebagian orang mengebut sebagai proyek “siluman”. Sebutan “siluman” tentu saja pemilik proyek keberatan dengan sebutan itu.

 

Jika menolak disebut proyek “siluman” berarti lebih pasnya disebut proyek tidak jelas alias “hantu?”.

 

“Artinya, pelaksana proyek patut dicurigai sengaja menyembunyikan informasi dari pengawasan publik. Supaya masyarakat tidak tahu besaran anggaran proyek, sumber anggaran proyek dan siapa pelaksana proyek. Ya, kalau itu anggarannya bukan dari negara tetap juga ada papan proyek sehingga publik tahu,” tegas Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik tersebut, Kamis (25/12/2025).

 

Sebelumnya, media ini sempat menemui pekerja di lokasi tersebut dan menanyakan papan informasi proyek. Dalam pengakuan pekerja yang ditemui pagi itu, mengakui pihaknya tidak tahu-menahu karena mereka hanya diperintah bekerja.

 

Sementara itu, bagian Kantor BPP Muntilan yang ditemui salah satu pegawainya mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu karena proyek ini langsung dari pimpinan atas. Namun saat ditanya pimpinan atas di maksud, pegawai tersebut pamit alasan hendak menemui petani. (HMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *