Takalar—Newstv.id Sorotan kepada SMKN 6 Takalar akhir-akhir ini makin ramai di perbincangkan di kalangan penggiat aktivis.Pasalnya hanya sekolah yang di nahkodai ibu Hj.Sitti Syamsiah Siswa membayar uang Ujian Kompetensi Keahlian (UKK).Sementara SMK lain yang ada di Buttapanrannuangta tidak membebani siswanya dalam melaksanakan UKK.
Ali-ali bantu dana Bos sehingga menggelar rapat antara komite dengan orang tua siswa beserta kepala sekolah sehingga menghasilkan suatu keputusan yang di sepakati kemudian menjadikan dasar untuk melakukan dugaan pungutan.
LSM APKAN melalui Muzakkir Dahlan yang menyoroti hal ini terkait adanya dugaan pungli di SMKN 6 Takalar yang menurutnya bahwa ini telah mencederai dunia pendidikan padahal anggarannya jelas ada dana BOS yang bisa di gunakan untuk membiayai kegiatan tersebut.
“Jadi kami berharap kepada kepala dinas pendidikan provinsi yang menjabat Pj.Bupati Takalat agar mengevaluasi secepatnya kepala sekolah SMKN 6 Takalar supaya menjadi pembelajaran bagi kepala sekolah lain supaya tidak melakukan hal serupa berupa pungli kepada siswanya ” ujar Muzakkir
Sementara kepala sekolah SMKN 6 Takalar mengatakan saat di konfirmasi lewat chat WhatsApp [7/3 17.49]
” itu pembayaran ukk yang disepakati oleh komite dgn orang tua siswa pak untuk membantu dana bos.” ungkap hj.sittj Syamsiah
(red)













