Newstv.id – Tolitoli, Sulawesi Tengah — Semangat memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah, tidak hanya diwujudkan melalui kemeriahan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolitoli menggelar Lomba Rakyat di Desa Pangi Dusun Delas 1, Kecamatan Baolan, dengan melibatkan masyarakat, kader, pengurus, simpatisan, serta berbagai unsur lainnya. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, gotong royong dan kebersamaan pada hari Minggu (23/8/2026).
Namun, di tengah kegembiraan memperingati bulan kemerdekaan, DPC Demokrat Tolitoli memilih untuk sejenak menundukkan hati serta memanjatkan doa mengingat saudara-saudara sebangsa yang sedang menghadapi musibah.
Di Nusa Tenggara Timur, masyarakat Flores masih menjalani penanganan darurat dan proses pemulihan pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026. BNPB melaporkan bahwa hingga pembaruan data per 22 Agustus 2026, sebanyak 53.971 unit rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 19.006 rusak berat, 11.777 rusak sedang dan 23.188 rusak ringan. BNPB menegaskan data tersebut masih bersifat sementara dan dalam proses verifikasi serta validasi. Sumber: BNPB, pembaruan 23 Agustus 2026 pukul 00.48 WIB.
BMKG sebelumnya mencatat gempa utama M7,7 di Flores terjadi pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB dengan kedalaman sekitar 15 kilometer. Peringatan dini tsunami kemudian diakhiri pada pukul 07.30 WIB setelah BMKG tidak lagi mencatat kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat. Sumber: BMKG, pemutakhiran 15 Agustus 2026.
Sementara itu, di sejumlah wilayah Kalimantan, masyarakat dan petugas masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan(Karhutla).
BNPB pada 22 Agustus 2026 melaporkan bahwa hingga 21 Agustus terdapat kejadian karhutla di sembilan wilayah di Kalimantan Selatan dengan estimasi luasan sekitar 595 hektare berdasarkan pemantauan Direktorat Penanganan Darurat Wilayah III BNPB.
Penanganan dilakukan secara terpadu oleh BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, relawan dan masyarakat. Sumber: BNPB, pemutakhiran 22 Agustus 2026 pukul 09.50 WIB.
Di Sumatera Utara, BNPB juga mencatat cuaca ekstrem berupa angin puting beliung yang melanda Kota Medan pada 18 Agustus 2026. Berdasarkan data BPBD Kota Medan yang dihimpun BNPB, kejadian tersebut berdampak pada 39 jiwa dari 13 kepala keluarga, dengan 11 rumah rusak dan lima mobil terdampak. Sumber: BNPB/BPBD Kota Medan, pemutakhiran 20 Agustus 2026 pukul 15.02 WIB.
Karena itu, Lomba Rakyat kali ini dimaknai bukan sekadar sebagai kegiatan hiburan, melainkan sebagai ruang untuk memperkuat rasa persaudaraan dan mengingat kembali bahwa kemerdekaan juga berarti kepedulian terhadap sesama.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolitoli, Moh Nurmansyah Bantilan. S.ikom., M.pw., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pengurus DPC Partai Demokrat Tolitoli, Fraksi Partai Demokrat DPRD Tolitoli, kader, simpatisan, masyarakat, Kepala Desa Pangi beserta jajaran yang telah membantu berkolaborasi secara nyata. Apresiasi juga disampaikan kepada mahasiswa KKN UMADA Tolitoli yang turut berkontribusi serta seluruh masyarakat yang hadir dan membaur dalam kegiatan. “Ini bukan tentang memadamkan semangat Lomba Rakyat. Ini tentang menghadirkan semangat tersebut dalam bentuk yang paling nyata: peduli, hadir, dan saling menjaga. Karena ketika satu wilayah terluka, kita tidak berdiri sebagai penonton. Kita berdiri bersama.” ujar Nurmansyah.
Menurut Nurmansyah, semangat kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada perayaan. Kemerdekaan harus terus dihidupkan melalui kepedulian, persaudaraan, gotong royong dan kesediaan untuk membantu mereka yang sedang menghadapi kesulitan. “Di saat saudara-saudara kita di NTT masih berjuang bangkit dari bencana, dan saudara-saudara kita di berbagai wilayah Sumatera maupun Kalimantan menghadapi dampak bencana, mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai pengingat bahwa Indonesia adalah satu keluarga besar,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk terus mendoakan warga terdampak bencana serta mendukung berbagai upaya kemanusiaan yang dilakukan pemerintah, relawan dan masyarakat. “Semoga saudara-saudara kita yang terdampak diberikan kekuatan, keselamatan dan ketabahan. Semoga proses tanggap darurat dan pemulihan berjalan lancar. Dan semoga kepedulian kita, sekecil apa pun, dapat menjadi bagian dari kekuatan untuk mereka bangkit kembali,” Ungkapnya
Lebih lanjut, Anggota DPRD Provinsi Fraksi Partai Demokrat, Nurmansyah Bantilan menyampaikan bahwa Lomba Rakyat tersebut terdiri atas sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Rangkaian kegiatan meliputi Tarik Tambang, Lomba Lari Kelereng, makan kerupuk, masukkan paku di botol serta balap karung.
“Lomba Rakyat ini kita laksanakan sebagai ruang kebersamaan. Masyarakat, kader dan pengurus hadir tanpa sekat. Semuanya membaur dan bergotong royong. Inilah semangat yang ingin kita rawat,” ujar mnb sapaan akrabnya
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tolitoli berharap semangat tersebut tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Doa, solidaritas dan gotong royong diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat, terutama ketika saudara-saudara sebangsa sedang menghadapi bencana. (**)













