News.TV-SUMUT-Peristiwa pilu menyelubungi keluarga. empat wanita bocah dibawah umur diwilayah kab.batu bara. dua diantara empat bocah diduga menjadi korban pencabulan seorang pemuda petugas koprasi keliling. Keluarga minta hukum ditegakan seadil-adil nya.(26/11/23)
Empat diantara wanita bocah (nama samaran) “dini” usia 11 tahun dan “dina” usia 9
tahun anak kandung dari ibu “tuti”(nama samaran) yang merupakan warga kec.medang deras, kab. batu bara, diduga telah menjadi korban pencabulan oleh seorang pemuda rentenir keliling berinisial “LM” warga perdagangan.
Kemudian “indah” usia 5 tahun setengah (nama samaran) anak kandung “Fira” (nama samaran) dan “bunga” usia 5 thn setengah(nama samaran) anak kandung dari “Herman” (nama samaran) juga merupakan warga kec.medang deras, kab.batu bara. diduga hampir menjadi korban pencabulan.
Selanjut nya kepada awak media pada 19/11/2023 menurut informasi yang dikutip Fira terhadap anak dan keponakan nya ” indah dan bunga”Fira” pun menjelaskan kronologis terungkap nya pristiwa pilu yang menimpa terhadap anak dan keponakan nya tersebut pada Kamis 16/11/2023.
“LM dengan berpura-pura bertanya, kepada anak dan keponakan nya “indah dan bunga” dengan modus mengiming-imingi uang, kepada mereka berdua. dengan sepeda motor Revo nya LM pun membawa kedua wanita bocah masuk kesebuah perkebunan sawit milik warga.

sesampai nya mereka diperkebunan sawit itu, bunga yang merasa ketakutan sambil merapat kan telapak tangan nya, memohon kepada
LM , kemudian iya pun kabur dengan berteriak kencang sembari mengatakan indah teman nya mau diculik.” Jelas Fira
Sementara itu, indah yang melihat bunga kabur, iya pun berusaha untuk kabur namun tangan indah dipegang oleh LM dengan mengatakan ” kau jangan lari nanti kau ku kasi uang” kata LM sembari menunjukan uang 20 kepada indah.
Namun dari teriakan Bunga yang kencang sontak terdengar om nya yang masih duduk dikelas enam SD, kemudian datang menghampiri mereka ” indah dan bunga ” Namun LM sudah tidak terlihat , kabur dengan sepeda motor Revo nya , menuju jalan pintas dari perkebunan sawit milik warga itu
Atas pristiwa itu pihak orang tua dan keluarga pun digegerkan atas pengakuan kedua wanita bocah itu “indah dan bunga” yang katanya, LM telah membawa mereka berdua ke kebun sawit milik warga dengan mengiming-imingi uang dan membawa sebuah tikar. hal itu pun menimbulkan kecurigaan terhadap warga dan keluarga.
Mendengar peristiwa itu , siti (nama samaran) ibu kandung “dini dan Dina (nama samaran) seketika itu timbul kecurigaan terhadap kedua anak wanita nya, yang dulu nya sempat berprilaku aneh, yang terlihat takut dan kabur apa bila melihat kedatangan LM kerumah nya. Sebab dimana siti lebih lanjut mengatakan dulu nya pernah menjadi salah satu nasabah LM.
siti yang terus menaruh curiga kepada kedua anak wanita nya, saat itu juga 17/11/2023 menanyakan kejadian sebenar nya kepada ” dini dan Dina” dari pertanyaan itu, sitibpun pun mendapat pengakuan yang mengejutkan dari kedua anak nya dimana mereka berdua mengakui diduga telah dicabuli oleh LM dengan cara yang sadis.
pihak orang tua dan keluarga bocah yang merasa gerah dan geram kepada LM , saat itu juga , Jum’at 17/11/2023 sekira menjelang tengah hari 12:00 WIB berkeinginan menemui LM, yang kebetulan sedang mengutip uang koprasi dirumah salah seorang nasabah nya. Kemudian warga pun mempertanyakan kepada LM kebenaran nya terkait pristiwa yang dialami empat bocah tersebut
Nenurut pihak orang tua bocah, LM yang awal nya tidak mengakui perbuatan nya, dan berpura-pura tidak mengenali keempat wanita bocah tersebut, kemudian kepada pihak keluarga bocah iya kemudian mengakui atas perbuatan terhadap keempat wanita bocah tersebut.
Dan atas dugaan perbuatan nya, pihak orang tua “Siti” melaporkan pristiwa tersebut kepihak yang berwajib polres batu bara, dari laporan tersebut LM telah diamankan oleh pihak kepolisian polres batu bara, berdasarkan laporan pihak keluaraga dengan nomor STTLP/B/401/XI/202/SPKT / POLRES BATU BARA – POLDA SUMATRA UTARA.
sementara itu,Kanit Reskrim Polsek Medang deras IPDA Junaidi SH, saat dikonfirmasi awak media pada 19/11/2023 terkait pristiwa tersebut mengatakan” pada saat itu kami mendapat laporan dari Kadus, terduga pelaku dan terduga korban sudah kami arahkan kepolres batu bara dan sedang ditangani PPA polres batu bara” tutup kanit
(RD.)













