BERITA  

Halima, Warga Punaga yang Bertahun-Tahun Menderita Tumor Leher

Halima, Warga Punaga yang Bertahun-Tahun Menderita Tumor Leher | NEWS TV Indonesia
Halima, Warga Punaga yang Bertahun-Tahun Menderita Tumor Leher | NEWS TV Indonesia

TAKALAR,Newstv.id—Halima (32), seorang ibu rumah tangga asal Desa Punaga, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, terpaksa harus menahan rasa sakit yang terus menghantuinya setiap hari.

Sejak bertahun-tahun lalu, ia menderita tumor di bagian leher yang hingga kini belum kunjung sembuh.

Keterbatasan biaya membuatnya hanya bisa pasrah menjalani pengobatan seadanya.

Dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca, Halima mengungkapkan kisah pilunya.

“Saya sudah lama menderita penyakit ini, tapi karena tidak punya cukup biaya, saya hanya bisa berobat seadanya,” ujarnya.
Setiap hari, ia hanya bisa berharap penyakitnya tidak semakin parah.

Suami Halima, Yaco, yang sehari-hari bekerja sebagai petani rumput laut, juga merasa terpukul melihat kondisi istrinya.

Penghasilan yang tidak menentu membuatnya sulit mengumpulkan biaya untuk membawa Halima berobat lebih intensif ke rumah sakit.

“Kami hanya bisa pasrah. Kalau ada uang lebih, baru kami ke dokter,” kata Yaco.

Kondisi ekonomi keluarga ini memang serba terbatas. Hasil dari menjual rumput laut hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Terkadang bahkan tidak mencukupi, apalagi jika harus memikirkan biaya pengobatan yang bisa mencapai jutaan rupiah.

Meski demikian, Halima tetap berusaha tegar menjalani hidupnya. Ia masih mengurus rumah dan anak-anaknya sebisa mungkin, meskipun sering kali rasa sakit di leher membuatnya lemas.

Keluarga dan tetangga sekitar pun hanya bisa memberikan dukungan moral agar Halima tetap semangat.

Warga sekitar berharap ada uluran tangan dari pemerintah ataupun para dermawan yang peduli.

Mereka ingin Halima bisa segera mendapatkan penanganan medis yang memadai agar kesehatannya pulih dan dapat kembali beraktivitas normal tanpa rasa sakit yang terus menghantuinya.

Kisah Halima menjadi potret kecil dari banyaknya masyarakat di pelosok yang masih kesulitan mengakses layanan kesehatan karena faktor ekonomi.

Semoga perhatian dan bantuan dari berbagai pihak dapat segera datang, memberikan secercah harapan baru bagi Halima dan keluarganya.

Laporan Newstv.id

Muzakkir Dahlan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *