Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Peringati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025

Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Peringati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 | NEWS TV Indonesia
Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Peringati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 | NEWS TV Indonesia

Padangsidimpuan, NEWSTV.ID – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh pekerja di Indonesia, khususnya para pembina, petugas, dan warga binaan yang terlibat aktif dalam kegiatan kerja dan pembinaan kemandirian di dalam lapas, Kamis (01/05/2025)

Dengan mengusung tema “Mempersiapkan Generasi Pekerja Masa Depan yang Kompeten dan Bermutu”, peringatan ini menjadi momen reflektif sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk warga binaan yang sedang menjalani masa pidana. Lapas Padangsidimpuan berkomitmen untuk memberikan pembinaan keterampilan kerja yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan dunia industri dan pembangunan nasional.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat Hutasoit, menyampaikan bahwa Hari Buruh tidak hanya menjadi simbol perjuangan kaum pekerja, tetapi juga pengingat akan pentingnya menciptakan ekosistem kerja yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami menjadikan Hari Buruh ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme, baik bagi petugas pemasyarakatan maupun warga binaan. Melalui pelatihan keterampilan, pembinaan mental, dan kerja produktif, kami ingin mencetak insan-insan yang siap berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pidananya,” ujar Kalapas.

Selaras dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Lapas Padangsidimpuan terus mendorong pelaksanaan program pembinaan kerja sebagai bagian dari pemulihan dan pemberdayaan narapidana. Diharapkan, dengan pembinaan yang tepat, warga binaan dapat menjadi tenaga kerja yang produktif dan berdaya saing ketika kembali ke masyarakat. (Andi Hakim Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *