BERITA  

Menu MBG di Cipatik Disorot, Warga Pertanyakan Kesesuaian Porsi dan Standar Gizi

Menu MBG di Cipatik Disorot, Warga Pertanyakan Kesesuaian Porsi dan Standar Gizi | NEWS TV Indonesia
Menu MBG di Cipatik Disorot, Warga Pertanyakan Kesesuaian Porsi dan Standar Gizi | NEWS TV Indonesia

BANDUNG BARAT – Sebuah unggahan video yang beredar di media sosial TikTok melalui akun @amaliahgita menuai perhatian publik. Video tersebut menampilkan keluhan terkait hasil pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tiga hari yang disajikan oleh Yayasan Rio Bagja Cipatik.

Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa menu yang diterima siswa dinilai semakin sedikit dari hari ke hari dan dianggap tidak sebanding dengan nilai anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat.
Dalam video tersebut, perekam menyampaikan kekecewaannya terhadap porsi dan komposisi menu MBG yang diterima, terutama karena dinilai tidak sesuai dengan standar gizi yang diharapkan.

Keluhan tersebut kemudian diperkuat oleh informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lapangan.
Berdasarkan keterangan yang diterima, sekitar pukul 12.00 WIB, dapur MBG yang dikelola Yayasan Rio Bagja Cipatik didatangi oleh beberapa orang tua murid dan guru SDN Cipatik 2. Mereka menyampaikan aspirasi dan keluhan serupa, yakni dugaan bahwa menu MBG yang diterima siswa tidak sesuai, baik dari segi porsi maupun kandungan gizi.

Salah satu sorotan utama adalah tidak disertakannya susu dalam paket MBG, padahal susu dinilai sebagai salah satu komponen penting dalam pemenuhan gizi anak usia sekolah dasar.
Estimasi Rincian Pembelanjaan MBG Selama Tiga Hari
Adapun rincian estimasi pembelanjaan menu MBG selama tiga hari di Yayasan Rio Bagja Cipatik berdasarkan informasi yang beredar, yakni sebagai berikut:
Buah pir 2 buah – Rp 6.000
Lengkeng 4 buah – Rp 1.500
Telur asin 1 butir – Rp 3.000
Kue 1 buah – Rp 3.000
Keju 1 potong – Rp 1.000
Spageti 1 porsi – Rp 3.000
Rolade ayam sayur + saus – Rp 3.000
Total estimasi harga menu selama tiga hari: Rp 21.500

Perbandingan dengan Anggaran Pemerintah
Sementara itu, berdasarkan Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025, nilai anggaran MBG untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) tahap pertama ditetapkan sebesar Rp 8.000 per siswa per hari.

Ustad Ramli Terpilih Sebagai Keuchik Gampong Seuneubok Peusangan | NEWS TV Indonesia

Dengan demikian, jika dihitung untuk tiga hari, total anggaran yang seharusnya diterima adalah Rp 24.000.
Perbandingan antara estimasi nilai menu yang diterima dengan anggaran yang ditetapkan pemerintah tersebut memunculkan pertanyaan dan dugaan adanya ketidaksesuaian, baik dari sisi nilai anggaran maupun kualitas serta kelengkapan menu yang disajikan.

Atas kondisi tersebut, sejumlah pihak mendorong agar dilakukan investigasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, baik di tingkat Yayasan Rio Bagja Cipatik maupun pada kepala SPPG (SPPI) dapur MBG yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan.
Investigasi diharapkan dapat dilakukan oleh pemerintah daerah yang berwenang sesuai bidangnya, guna memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis benar-benar dilaksanakan sesuai ketentuan, standar gizi, serta nilai anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya penyimpangan, kecurangan, atau pelanggaran, baik dari sisi kualitas produk maupun pengelolaan anggaran, maka diharapkan dapat diberikan sanksi tegas sebagai efek jera. Hal ini penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan tujuan utama program MBG, yakni meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak sekolah, dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.(Tim Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *