Madina,
Beberapa Minggu yang lalu Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Pebruari, melakukan kunjungan kerjanya ke Mapolres Mandailing Natal dan hal tersebut Whisnu Hermawan Pebruari telah berjanji dan akan memerintahkan bawahannya agar para pelaku PETI di kabupaten Mandailing Natal di tindak tegas ataupun di berantas
Dan juga Pemerintahan Mandailing Natal yaitu Bupati Saipullah juga telah memberikan himbauan Kepada para warga Malindailing Natal supaya tidak melakukan kegiatan pertambangan emas ilegal, namun sampai saat ini di kecamatan lingga Bayu kabupaten Mandailing Natal ini sama sekali tidak dihiraukan sebab sekarang makin maraknya Para Pelaku Penambangan Emas Tanpa Ijin PETI memakai Alat berat jenis excavator beroperasi yang bertujuan mencari emas disana siang malam,
Sesuai dengan ungkapan inisial “N” Sabtu 10/05 di lingga Bayu Kepada awak media ini, diduga diperkirakan hampir puluhan alat berat jenis excavator beroperasi di kecamatan lingga Bayu ini dan kelihatannya para Aparat Penegak Hukum dan pemerintah kecamatan cuma memberikan himbauan Tanpa ada tindakan tegas atau sangsi terhadap para pelaku penambangan emas tanpa ijin PETI tersebut,
Harapan kita kepada pemerintah yang di nakhodai oleh Pak Saipullah Nasution dan juga Bapak Arie Sopandi Paloh sebagai Kapolres Mandailing Natal dapat turun langsung ke kecamatan Lingga Bayu dan segera menindak tegas Para Pelaku Penambangan Emas Tanpa Ijin PETI yang sangat merusak ekosistem serta lingkungan hidup,agar tidak ada dalam persepsi masyarakat Kong kalikong antara mafia Tambang dengan APH di kabupaten Mandailing Natal ini, tutupnya
Ismed Harahap













