Medan, NEWSTV.ID — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat fondasi tata kelola organisasi dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang profesional, modern, dan terpercaya. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, (29/01/2026), bertempat di Hotel Grand Mercure, Medan.
Dalam agenda strategis tersebut, Tim Bagian Tata Usaha menyampaikan pemaparan materi yang menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung kinerja organisasi secara menyeluruh. Paparan disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Ibu Erni Aprida Hasibuan, S.E., M.M., dengan fokus utama pada penguatan tata kelola administrasi, kearsipan, komunikasi, serta peningkatan kinerja organisasi di lingkungan ATR/BPN Sumatera Utara.
Dalam pemaparannya, Ibu Erni Aprida Hasibuan menegaskan bahwa tata usaha bukan sekadar fungsi administratif, melainkan menjadi backbone organisasi yang menentukan efektivitas, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, penguatan sistem kerja yang adaptif terhadap transformasi digital menjadi sebuah keniscayaan.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah optimalisasi pemanfaatan E-Office dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) sebagai bagian dari percepatan administrasi digital. Pemanfaatan teknologi ini dinilai mampu memangkas birokrasi, meningkatkan efisiensi waktu, serta memastikan proses administrasi berjalan transparan dan terdokumentasi dengan baik.
Selain itu, aspek pengelolaan kearsipan juga menjadi perhatian serius. Melalui pemanfaatan Aplikasi Srikandi, seluruh satuan kerja diharapkan mampu mencapai target nilai arsip 100%, sejalan dengan kebijakan nasional pengelolaan arsip dinamis dan statis yang tertib, aman, serta mudah diakses.
Pada bidang komunikasi, Bagian Tata Usaha mendorong penerapan strategi komunikasi terpadu dengan semangat Setiap Kita Adalah Humas dan Setiap Kita Adalah Ambassador. Strategi ini diarahkan untuk mendukung pencapaian Indeks Kualitas Komunikasi Publik dengan predikat A, sekaligus memperkuat citra positif ATR/BPN sebagai institusi yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Lebih lanjut, materi juga menyoroti pentingnya penguatan berbagai indikator kinerja dan tata kelola, antara lain pengelolaan pengaduan masyarakat, pembangunan Zona Integritas, peningkatan Indeks Profesionalitas ASN (IPASN), implementasi SAKIP, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), hingga tata kelola blanko pertanahan yang akuntabel dan tepat sasaran.
Sebagai penutup, Kepala Bagian Tata Usaha menekankan penerapan berbagai life hacks ketatausahaan, inovasi kerja, serta pengelolaan anggaran yang optimal agar setiap unit kerja mampu bekerja lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Dengan tata kelola administrasi yang kuat, tertib, dan berbasis digital, kita berharap seluruh jajaran ATR/BPN di Sumatera Utara semakin profesional, akuntabel, dan siap menjawab tantangan pelayanan publik di tahun 2026,” ujar Erni Aprida Hasibuan.
Rakerda ini menjadi momentum konsolidasi dan penyelarasan langkah strategis seluruh satuan kerja ATR/BPN Provinsi Sumatera Utara dalam mewujudkan birokrasi modern, berintegritas, serta pelayanan pertanahan dan tata ruang yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Jurnalis: Andi Hakim Nasution


